Connect With Us

Tiga Bocah Dicabuli TKS Tangsel dibelakang Masjid

Bastian Putera Muda | Minggu, 12 Oktober 2014 | 20:56

Ilustrasi Pencabulan (Istimewa / TangerangNews)

TANGSEL-Tiga bocah jadi korban pencabulan pegawai tenaga kerja sukarela (TKS) Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Tangsel, berinisial DG (21).

Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku di halaman belakang masjid lingkungan rumah korban. Kelakuan abnormal DG terungkap, ketika salah seorang korban berinisial D (7) warga jalan Perdana Gang II RT 01/03, Kedaung, Pamulang, Kota Tangsel mengeluh sakit pada bagian anus.
 
Kepada orangtuanya, dia menceritakan hal tersebut. NN orangtua D, langsung melaporkannya ke RT dan RW setempat.  "Anak saya ini ngeluh sakit dibagian anusnya, itu saat dia setelah buang air besar. Saya curiga," ungkapnya, Mingggu (12/10).
 
Dikatakan, dari pengakuan D, diketahui DG yang juga tetangga korban melakukan pencabulan. D mengaku disodomi di belakang Masjid At-Taubah yang jaraknya sekira 20 meter dari rumah korban. "Kata anak saya. Dua orang temannya juga pernah dicabuli pelaku. Yakni, F(10) dan FI (8)," ucapnya.
 
 
Menurut dia, warga yang mendengar laporan pencabulan langsung mengepung dan meminta pelaku keluar rumah. Beruntung pelaku tidak dihakimi massa karena diamankan di rumah RT setempat. Kemudian, pelaku dijemput anggota Mapolsek Pamulang untuk diamankan.  


 "Kesal bukan main kami. Hari itu juga (Sabtu) warga langsung kepung rumah dia, tadinya mau digebukin. Tapi keburu ada pak RT sama pak RW yang ngamanin," terangnya.
 
 Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya,menuturkan petugas yang menerima laporan langsung datang ke lokasi dan mengamankan pelaku yang diduga melakukan sodomi terhadap tiga bocah di lingkungan tersebut. 
 
 "Karena kasus ini melibatkan anak dibawah umur, kami langsung limpahkan ke Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan," katanya. Kepala Unit IV PPA Polres Metro  Jakarta Selatan, IPDA Nunu membenarkan adanya laporan pencabulan anak dibawah umur. " Saat ini masih menunggu hasil visum korban.  Sementara pelaku saat ini masih diperiksa.
 
KOTA TANGERANG
Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:20

Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) yang berada di bawah naungan Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) siap mengoperasikan fasilitasnya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill