Connect With Us

Orang Tua TKS di Tangsel Tak Percaya Anaknya Pelaku Sodomi

Bastian Putera Muda | Selasa, 14 Oktober 2014 | 01:10

Ilustrasi Pencabulan (Istimewa / TangerangNews)

 
TANGSEL-Orangtua pelaku sodomi yang dihakimi warga di Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) tak percaya anaknya menjadi pelaku dengan tuduhan melakukan sodomi terhadap tiga orang bocah. Di mata keluarga, DG,20,  aktif di kegiatan keagamaan.
 
Ayah DG, M. Nisad mengatakan, apa yang disangkakan oleh DA tak masuk nalarnya. Dia pun tak terima jika anaknya dituding pelaku sodomi.
 
Menurutnya, apa yang disangkakan DG belum tentu benar. Terlebih anaknya tak tertangkap basah saat melakukan aib tersebut. 
 
"Saya keberatan dan tanda tanya juga, kok tiba-tiba anak saya dituduh lakukan itu. Dia kan di tangkap warga, bukan lagi berbuat hal itu. Terus kapan dilakukannya kan juga tak ada saksi," ungkap, Senin (13/10).
 
Nisad juga menceritakan bahwa, DG anak kedua dari tiga bersaudara ini dikenal baik oleh warga setempat. Bahkan, Nisad yang ditemani sejumlah warga setempat, menjelaskan DG adalah pemuda yang rajin mengumandang adzan Maghrib dan Dzuhur di Masjid Al-Amin, sehingga kasus sodomi itu dirasa janggal olehnya. 
 
"Lebaran kurban kemarin aja dia panitia. Bahkan, karena sering kumandangkan adzan, Deni sampai dibuatkan SIM sama tetangga biar bisa ngojek juga," ucapnya.
 
Nisad juga mengatakan, bahwa DG adalah buruh harian yang bekerja di Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel. Hal ini dilakukan Deni, lantaran, anaknya cuma tamatan SMP. 
 
''Dia juga tiga tahun belakangan ini berubah sejak Ibu nya meninggal sakit paru-paru. Dia terpaksa putus sekolah, karena ayahnya hanya juga petugas kebersihan," paparnya.
 
Aksi DG terungkap setelah salah seorang korban berinisial D mengeluh sakit pada bagian anus. Warga Kedaung, Pamulang ini mengadu kepada orangtuanya telah disodomi oleh DG.
 
D mengaku telah disodomi DG di belakang Masjid At-Taubah yang tak jauh dari kediaman pelaku. Dari pengakuan D juga, ternyata teman sebaya D yakni F (10) dan FI (10) juga pernah disodomi oleh pelaku.
 
BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

BANDARA
Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 | 18:23

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang berhasil mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

KOTA TANGERANG
Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan

Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan

Kamis, 2 April 2026 | 21:30

Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.

NASIONAL
Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Kamis, 2 April 2026 | 11:58

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill