Connect With Us

Beraksi di 30 ATM, Dua Pengganjal Ditembak

Denny Bagus Irawan | Kamis, 13 November 2014 | 15:52

Irfing Jaya dan Arman di halaman Polsek Serpong (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Dua pelaku pengganjal ATM yang beroperasi di 30 titik mesin diringkus petugas Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (13/11). Keduanya adalah laki-laki berinisial HA,38, dan TO ,20. Mereka diringkus setelah puluhan kali beraksi menipu dan menguras ATM milik nasabah di sekitar wilayah Serpong.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irfing Jaya mengatakan, keduanya beraksi sejak sebulan hingga dua bulan terakhir."Sudah lebih dari 30 orang pengguna ATM yang mereka tipu dan kuras uangnya. Mereka sudah meraup puluhan juta rupiah," ujar Irfing.

Keduanya, kata Irfing, dibekuk di kawasan Serpong. Kapolres mengaku, keduanya terpaksa diberi tindakan tegas dengan ditembak pada bagian kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap. “Mereka biasa beraksi di pusat perbelanjaan,” terang Kapolres.
Berdasarkan bukti, diketahui mereka beraksi di pusat perbelanjaan Teras Kota dan Summarecon Mal Serpong.  Irfing menambahkan, mereka juga beraksi pada siang hari untuk menghindari kecurigaan dari nasabah maupun pengunjung mal lainnya.
"Jadi mereka membaur supaya tidak dicurigai mau menipu dan mencuri," kata Irfing.

Keduanya bisa tertangkap setelah ada korban yang melapor ke polisi bahwa uang di ATM nya habis terkuras di sebuah mal.

"Kami selidiki CCTV-nya, dan mendapati kedua tersangka tertangkap sedang mengganjal mesin ATM dengan korek api. Berangkat dari penemuan itu, kami segera bergerak dan menangkap pelaku," katanya.
 
Menurut Kapolres, sebagian uang dari ATM yang mereka kuras mereka serahkan ke seseorang berinisial A.

"Menurut keduanya, uang yang mereka serahkan kepada A biasanya berjumlah puluhan juta, tergantung saldo ATM. Kalau isi ATM nya tidak besar, mereka tarik cash. Tapi kalau ada puluhan juta rupiah, langsung mereka transfer ke A," kata Irfing.

Belum diketahui secara pasti apa peran A dalam aksi pembobolan ATM ini. Yang jelas, kata Irfing, baik kedua tersangka maupun A merupakan bagian dari sebuah sindikat besar pembobolan ATM.
"Modus yang mereka lakukan sangat rapi dan teratur," katanya.

Menurut Irfing, rekening yang dimiliki oleh A  lebih dari satu. Jadi setelah terima transfer uang curian, rekeningnya langsung ditutup, dan buka rekening baru lagi supaya susah dilacak. “Kami masih kembangkan lebih lanjut," kata Irfing.

Ada pun  modus yang dilakukan kompolotan ini sama dengan kasus pembobolan ATM yang sudah-sudah. "Pertama, mereka mengganjal mesin ATM dengan korek api supaya kartu ATM yang sudah dimasukkan nasabah tersangkut dan tidak bisa dikeluarkan saat transaksi sudah usai. Diganjalnya di bagian kanan akses masuk kartu," kata Irfing.

Sesudah itu, lanjut Irfing, keduanya menunggu ada nasabah yang hendak menarik uang dari mesin ATM yang sudah diganjal, lalu mereka berbaris di belakang nasabah, seolah-olah sedang mengantre.

"Begitu nasabah mengeluh kartu-nya tidak bisa dikeluarkan, keduanya berlagak hendak membantu. Mereka meminta korban kembali mencoba mengeluarkan kartu ATM dengan kembali memasukkan nomor pin. Mereka lalu menghafalkan nomor pin korban," kata Irfing.

Kapolsek Serpong, Kompol Arman menambahkan, karena kartu masih tidak bisa keluar, HO dan TA lalu menyarankan korban pergi ke kantor cabang bank untuk melapor. Saat korban pergi itulah keduanya menguras isi ATM korban.
"Karena nomor pin sudah dihafalkan, mereka bisa mengambil sepuasnya," kata Kapolsek.
 
KOTA TANGERANG
Rotasi 102 Pejabat Pemkot Tangerang, Dody Ardiansyah Emban Jabatan Kabag Prokopim

Rotasi 102 Pejabat Pemkot Tangerang, Dody Ardiansyah Emban Jabatan Kabag Prokopim

Jumat, 31 Juli 2026 | 17:45

Pemerintah Kota (Pemkot Tangerang) melakukan perombakan organisasi besar-besaran melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 102 pejabat.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill