Connect With Us

Pemkot Tangsel Akan Razia Pendatang Baru

| Jumat, 25 September 2009 | 20:18

TANGERANGNEWS- Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pendatang baru dari Berbagai daerah ke Kota Tangsel yang setiap tahun mencapai ratusan orang, Pemerintah Kota Tangsel akan melakukan penertiban kaum urban ini melalui operasi yustisi kependudukan (OYK). Penertiban pendatang baru yang tidak memenuhi persyaratan izin tinggal di Kota tangsel akan dilakukan mulai awal bulan Oktober 2009. Menurut Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil, Sosial dan Transmigrasi Zainal Aminin, Jumat (25/9) mengatakan operasi tersebut diawali dengan pengawasan dan pengendalian di sejumlah wilayah yang ada di Kota tangsel. Pemantauan kedatangan pendatang baru saat arus balik musim Lebaran 2009 dilakukan di setiap obyek vital seperti terminal, stasiun dan pintu tol di sejumlah jalan arteri guna menekan arus urbanisasi ke Kota Tangsel. Penertiban akan dilakukan pada warga yang tidak memenuhi persyaratan seperti izin lapor, tidak memiliki identitas lengkap, tidak memiliki pekerjaan dan tempat tinggal di Tangsel. Pelaksanaan OYK ini akan melibatkan seluruh aparat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Satpol PP. Selain itu, penertiban akan melibatkan pihak kepolisian dan aparat kejaksaan. “Kami akan lakukan pemeriksaan di setiap wilayah di Kota tangsel. Ketentuan wajib lapor 2x24 jam kepada pendatang juga akan diperketat,”kata zainal lagi. Kegiatan ini, kata Zainal, akan dikontrol langsung oleh Lurah dan Camat serta dilaksanakan oleh Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga. “Mereka yang tahu siapa warga mereka dan siapa yang bukan,” katanya Selain penertiban, Dinas Dukcapil juga mulai melakukan sosialisasi mengurangi arus urbanisasi dengan memasang spanduk di setiap titik yang telah ditentukan untuk menyadarkan warga tidak membawa pendatang baru ke Tangsel. Razia itu dilakukan agar warga pendatang bisa diidentifikasi dan tidak menjadi beban pemerintah karena datang untuk coba-coba. Pemerintah, kata Zainal, mengimbau pendatang sudah harus memiliki jaminan lapangan kerja, tempat tinggal yang jelas dan pasti. (Dedi)
BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill