Connect With Us

Tolak Pembangunan SPBG, Warga Ciputat lempari pekerja dengan batu krikil

Keating | Senin, 15 Desember 2014 | 19:02

Puluhan warga Tangsel yang mayoritas adalah ibu-ibu memprotes akan adanya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang berlokasi di Jalan Serua Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (Keating / TangerangNews)

TANGSEL-Puluhan warga Tangsel yang mayoritas adalah ibu-ibu  memprotes akan adanya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang berlokasi di Jalan Serua Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap proyek pembangunan SPBG dan aksi bakar ban di depan proyek. Tak hanya itu,  puluhan ibu-ibu itu juga memaki  para pekerja proyek dan mendesak untuk segera menghentikan proyek pengerjaan SPBG.

"Kami warga RT 3/2 Kelurahan Serua menolak keras adanya pembangunan SPBG di wilayah kami. Selain pengerjaannya menganggu aktivitas warga, proyek ini ilegal," tegas Jamilah ,28, salah satu warga yang berunjuk rasa, Senin (15/12) siang.

Jamilah menegaskan, dia mewakili warga lainnya khawatir jika SPBG dibangun di wilayahnya akan tercemar dengan bau gas.
Selain itu, pihak SPBG juga belum pernah meminta izin kepada lingkungan sekitar.

"Izin juga enggak, tiba-tiba bangun SPBG, jelas kami tidak terima. Ini menganggu kesehatan kami," tambahnya.

Mulyadi, ketua RT 3/2,  Serua, Ciputat, Tangsel mengaku dirinya telah memegang surat penolakan dari warganya untuk meminta aparatur pemerintahan untuk menghentikan jalannya proyek SPBG.

"Saya disurati oleh warga yang protes adanya pembangunan SPBG di wilayah kami ini," ungkapnya.

Selain berunjuk rasa menolak adanya pembangunan SPBG. Puluhan warga itu juga menyegel akses pintu masuk proyek dan menghadang kendaraan proyek yang membawa perlengkapan bangunan untuk masuk ke dalam proyek. Bahkan, sebagian warga pun menimpuki para pekerja proyek dengan menggunakan batu kerikil diiringi dengan disertai caci maki.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill