Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan telah menyelesaikan rekapitulasi suara dalam pilkada Tangerang Selatan yang ditetapkan dalam rapat pleno, Kamis (17/12/2015). Dari hasil rekapitulasi suara, ditetapkan, pasangan calon wali kota Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie mendapat perolehan suara tertinggi.
Mengutip data KPUD Tangerang Selatan, Airin-Benyamin mendapat 305.322 suara. Kemudian, pasangan calon wali kota lainnya, Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri mendapat 164.732 suara, serta pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra 42.074 suara.
Adapun jumlah total suara sah secara keseluruhan adalah 512.128 suara. Untuk suara yang tidak sah ada 16.978 suara. Sedangkan golputnya ada sebanyak 376.185 orang, yakni mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam pilkada kali ini.
Menurut Ketua KPUD Tangerang Selatan Muhamad Subhan, sejak penetapan hasil rekapitulasi suara, Kamis sore, hingga tiga hari kerja ke depan, dipersilakan bagi pasangan calon yang mau mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, jika hingga hari Selasa (22/12/2015) tidak ada gugatan, maka KPUD akan segera menetapkan pasangan wali kota terpilih di pilkada Tangerang Selatan.
Adapun dalam pleno KPUD kemarin, tim pasangan calon wali kota Arsid-Elvier dan Ikhsan-Li Claudia enggan menandatangani hasil rekapitulasi. Meski begitu, pleno tetap disahkan sebagai sebuah keputusan yang final dan mengikat.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews