Connect With Us

Quick Count : Airin Unggul di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 Desember 2015 | 16:48

Airin dan Benyamin meyakini kembali menang di Pilkada Tangsel. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN Hasil hitungan cepat (quick count) pada Pilkada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar oleh lembaga penelitian Charta Politika memenangkan calon nomor urut 3,  yakni incumbent, Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie. Perolehan suara sementara pasangan ini 60,2 persen suara.

Disusul kemudian, pasangan calon nomor urut 2, Arsid- Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri mendapatkan 30 persen suara.  Sedangkan nomor urut 1, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra mendapatkan 9,8 persen suara.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian  Charta Politika Hariko Wibawa Satria hasil survey tersebut diambil dari 200 TPS sebagai sample dari 2.245 TPS diseluruh Kota Tangsel.

"Survey ini dilakukan dengan cara mendata suara di TPS sampel yang diambil secara acak oleh tim di lapangan. Kita hanya butuh 10 persen TPS dari jumlah keseluruhan. Tingkat margin error sekitar 1 persen," katanya di rumah Airin, Rabu (9/13).

Menurutnya, saat ini data yang masuk sudah mencapai 192 TPS atau sekitar 96 persen. Hasilnya, hampir semua kecamatan, pasangan nomor tiga  menang.

"Hasil ini sudah stabil, hanya mengubah sedikit," katanya.

Sementara Airin mengaku dirinya bersyukur dengan hasil quick count sementara yang mengunggulkan dirinya. Meski demikian, dia masih menunggu hasil real count oleh KPU.

"Ini baru quick count, diharapkan masyarakat tenang dan menunggu has resmi real count KPU," katanya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para partai pendukung, relawan serta masyarakat yang masih memberi amanat kepadanya untuk menjadi Wali Kota Tangsel periode berikutnya.

"Syukur Alhamdulillah Allah masih meridhai langkah kami. Pilkada ini berjalan dengan baik dan kondusif. Mendagri juga bilang ini menjadi percontohan, semoga jadi awal yang baik," jelasnya.

 

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill