Connect With Us

Hujan Es di Tangerang Diprediksi Hingga Akhir Bulan Maret

Denny Bagus Irawan | Senin, 16 Maret 2009 | 09:59

Hujan es batu (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Pelayanan dan Jasa Balai Besar Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Ciputat Abdul Tohir mengatakan, hujan lebat hingga menggumpal seperti es akan terjadi hingga akhir Maret ini.

Dia mengatakan, saat ini telah terjadi perbedaan suhu lapisan didalam awan dan luar awan sehingga hujan yang turun tidak cair, tetapi berbentuk gumpalan es.

pohon

Namun hujan es ini tidak merata di seluruh Tangerang.  Hujan es masih mendominasi Tangerang bagian selatan dengan frekuensi curan hujan yang cukup besar, yakni 50 milimeter dalam waktu dua jam.

"Warga harus mewaspadai bila siang hari terjadi panas, karena biasanya sore hari bergumpal awan hitam yang dilanjutkan dengan turunnya hujan disertai angin kencang," jelasnya.

 

Pohon-pohon besar yang sudah berusia tua harus ditebang, karena dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas. "Sebab daya terjang angin mencapai radius 5-6 kilometer sehingga membahayakan saat kecepatan angin melintas," tandasnya. (DENNY BAGOES IRAWAN)

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill