Connect With Us

BMKG: Awal Oktober-November Tangerang Berpotensi Dilanda Hujan Es

Dena Perdana | Senin, 2 Oktober 2017 | 18:00

Hujan es batu (Istimewa / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com- Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan,  mulai Oktober sampai November 2017, Tangerang berpotensi turun hujan es. Sebab, pada awal bulan ini sampai bulan depan, memasuki masa awal musim penghujan, atau yang dikenal dengan masa transisi maupun pancaroba.

"Hujan es bisa terjadi selama masa awal musim penghujan," jelasnya, Senin (2/10/2017). BMKG telah melakukan pemantauan sejak pada hari Minggu (1/10/2017) sore kemarin. Diketahui,  sempat terjadi hujan es di Kota Depok, Jawa Barat, selama kurang lebih setengah jam. Baca Juga : Hujan Es di Tangerang Diprediksi Hingga Akhir Bulan Maret

Menurut Hary, hujan es bisa ditandai dengan indikasi cuaca sehari sebelumnya, di mana udara pada malamnya hingga pagi esok terasa panas dan gerah.  Kemudian, menjelang siang harinya, akan ada tumpukan awan putih yang secara cepat berubah menjadi awan abu-abu atau hitam. Jenis awan ini dikenal dengan nama Cumulonimbus (Cb).”Pemerintah harus memperhatikan itu, karena reklame dan pohon tumbang kemungkinan bisa terjadi. Jangan lupa mengantisipasi genangan sebagai dampak dari hujan deras,” katanya. (DBI/DBI)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Jumat, 27 Maret 2026 | 19:02

Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill