Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, mulai Oktober sampai November 2017, Tangerang berpotensi turun hujan es. Sebab, pada awal bulan ini sampai bulan depan, memasuki masa awal musim penghujan, atau yang dikenal dengan masa transisi maupun pancaroba.
"Hujan es bisa terjadi selama masa awal musim penghujan," jelasnya, Senin (2/10/2017). BMKG telah melakukan pemantauan sejak pada hari Minggu (1/10/2017) sore kemarin. Diketahui, sempat terjadi hujan es di Kota Depok, Jawa Barat, selama kurang lebih setengah jam. Baca Juga : Hujan Es di Tangerang Diprediksi Hingga Akhir Bulan Maret
Menurut Hary, hujan es bisa ditandai dengan indikasi cuaca sehari sebelumnya, di mana udara pada malamnya hingga pagi esok terasa panas dan gerah. Kemudian, menjelang siang harinya, akan ada tumpukan awan putih yang secara cepat berubah menjadi awan abu-abu atau hitam. Jenis awan ini dikenal dengan nama Cumulonimbus (Cb).”Pemerintah harus memperhatikan itu, karena reklame dan pohon tumbang kemungkinan bisa terjadi. Jangan lupa mengantisipasi genangan sebagai dampak dari hujan deras,” katanya. (DBI/DBI)
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews