Connect With Us

Dor! 2 Pelaku Pecah Kaca di Pamulang Tangsel Ditembak Mati

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Januari 2017 | 21:00

Dua pelaku pecah kaca ditembak petugas Polresta Tangsel, Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Satu dinyatakan tewas di lokasi kejadian, yakni di Jalan Raya Pamulang 2 Benda Barat 8, Pamulang Tangsel. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)


TANGERANGNews.com- Dua pelaku pecah kaca ditembak petugas Polresta Tangsel, Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Satu dinyatakan tewas di lokasi kejadian, yakni di Jalan Raya Pamulang 2 Benda Barat 8, Pamulang Tangsel.

"Kami terpaksa menembak yang satu hingga tewas ke arah dada sebelah kiri. Sebab pelaku menyerang anggota kami saat ketahuan sedang beraksi," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander saat dihubungi.

Sedangkan satu pelaku lainnya, menurut pria yang biasa disapa Alex itu juga ditembak karena mencoba melarikan diri. "Makanya kenanya dibagian punggung," terang Alex.

tangerangnews.com

Saat ini, pelaku mendalat hadiah timah panas itu masih dirawat di RSUD Tangsel. "Anggota kami tepat mengenai sasaran," tuturnya.

Adapun barang bukti yang didapati yakni roda  empat milik korban yang sudah dipecah kaca. "Satu unit sepeda motor, satu tas warna merah dan satu bilah oisau milik pelaku," terangnya.

Peristiwa itu berawal sekira jam 20.15 WIB.  Saat itu para anggota Polres Tangsel sedang observasi di Jalan RrLaya Pamulang 2, Benda  Barat 8 melihat dua orang mengendarai sepeda motor jenis satria FU warna biru.

"Saat itu salah satu orang yang  dibonceng turun dari sepeda motor. Lalu dia mengarah ke sebuah mobil yang di parkir di depan sebuah warung gas dan isi ulang lalu terlihat sedang menyenter ke arah dalam mobil. Tetapi lanjut jalan lagidan langsung kami ikuti arah Maruga," ujarnya.

Sampai di depan sebuah warung buah, kedua pelaku melihat mobil Terios warna putih terparkir di depan warung. Keduanya langsung berhenti.

"Nah yang dibonceng turun langsung mengintip intip isi mobil dan terlihat sedang congkel mobil lalu mengambil tas warna merah, " jelasnya.

Saat berhasil mengambil tas yang ada di mobil langsung mengarah ke motor yg sudah menunggu di depannya.

"Bersamaan dengan itu anggota Resmob  berusaha menghentikan mereka dengan tembakan peringatan ke atas.  Tapi mereka berusaha untuk lari dan menjatuhkan tas yang telah di ambil sambil ingin menabrakkan motor salah satu anggota Resmob," ujarnya.

Setelah itu baru lah para pelaku ditembak.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill