Connect With Us

Tertangkap Pungli Saber, Wakil Wali Kota Tangsel Minta Inspektorat Periksa Asep

Denny Bagus Irawan | Senin, 30 Januari 2017 | 17:00

Ilustrasi Borgol (Sumber Google / TangerangNews)


TANGERANGNews.com-Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memerintahkan agar pihak inspektorat segera memeriksa Asep Sumarna yang tertangkap tangan karena melakukan pungutan liar kepada setiap kepala sekolah yang ada di Ciputat Timur.

“Soal pegawai yang menjadi pejabat karena pernah terlibat narkoba saya tegaskan itu sudah sesuai aturan. Sedangkan soal Asep yang tertangkap karena melakukan pungli saya sudah perintahkan segera diperiksa oleh Inspektorat,” tutur Benyamin Davnie, Senin (30/1/2017).

Mathodah Kepala Inspentur Kota Tangsel mengaku, setahu pihaknya hingga kini Asep masih berada dalam penanganan Polres Kota Tangsel. "Setahu saya ada di Polres yang nangani. Tapi itu kan persoalan lama sudah sejak Oktober," terangnya. Baca Juga: Pejabat Tangsel Ditangkap Saber Pungli

Sementara itu, Kapolres Kota Tangsel AKBP Ayi Supardan mengatakan, pihaknya pun sudah memberiksa Asep. “Begitu mendengar dari awak media, kita melakukan pemeriksaan. Kita ke rumahnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Asep Sumarna seorang kepala Unit Pelayanan Teknis Pendidikan (UPT), Kecamatan Ciputat Timur,  Kota Tangsel ditangkap tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Mabes Polri.  

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya akan mencari informasi terlebih dahulu. “Nanti ya saya cari tahu dahulu,” terangnya.

Asep Sumarna ditangkap pada akhir tahun 2016 lalu. Dari tujuh UPT yang ada di Tangsel, hanya Asep Sumarna yang tertangkap tangan melakukan pungli.  Dia dilaporkan melalui pesan singkat kepada tim saber pungli. Akhirnya, Asep Sumarna dibawa ke Polres Kota Tangsel.    

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangsel Apendi mengakui pihaknya memang kecolongan terhadap lolosnya Asep yang tetap dilantik menjadi Kepala UPT lagi.

“Saya akui karena saya baru dua minggu menjabat, saya enggak tahu kalau pernah tertangkap tangan,” ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill