Connect With Us

Lebih dari 100 PNS Kota Tangsel Miliki Ijazah PTS Odong-odong

Denny Bagus Irawan | Rabu, 1 Februari 2017 | 15:00

BKN Pantau Tes CPNS Tangsel (Keating / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Lebih dari 100 orang pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga memiliki ijazah palsu  dari Perguruan Tinggi Swasta  (PTS) yang telah dibekukan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Mereka memiliki ijazah dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yayasan Pembina Penyelenggara Administrasi Negara/Niaga (STIA YAPPANN) di Jakarta. Baca Juga : Pemkot Tangsel Lantik Oknum Pejabat yang Terlibat kasus Narkoba

“Saya dan lebih dari 50 orang telah diperiksa oleh inspektorat sekitar bulan April 2016. Saat itu dipimpin oleh Sekretaris Inspektorat Ahmad Zubair. Disitu kita dinyatakan sebagai korban, kita disuruh buat pernyataan sebagai korban,” ujar wanita berinisial M yang saat ini bekerja di Dinas Pendapatan Daerah Kota Tangsel, Rabu (1/2/2017).

Menurut dia, jumlah yang dipanggil oleh Inspektorat saat itu lebih dari 100 PNS. “Ada 100 lebih,” terangnya.  Baca Juga : Airin Umumkan Perombakan Jabatan, Pejabat Tunjukan Korupsi Masif di Tangsel

Sementara itu, D seorang PNS yang bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel juga mengaku dirinya ditanya tentang tidak linear-nya ijazah sebelumnya dari D3 Analis Kimia kini dia menjadi Sarjana Sosial.

“Kita ‘diselamatkan’ oleh oknum inspektorat sehingga tidak ada sanksi dari BKD,” ujarnya.  

Sedangkan R seorang yang awalnya D3 Perawat setelah memiliki Ijazah dari Yappann kini dia Sarjana Sosial  juga mengaku ‘diselamatkan’ oleh oknum lembaga yang sama.

“Awalnya sih kita disalahkan, memang sadar juga sih itu kampus abal-abal. Tetapi akhirnya kita ‘diselamatkan’,” terangnya.

Menurut ketiganya, hingga kini ijazah tersebut masih dianggap sah untuk kenaikan pangkat dan untuk kenaikan gaji.  Hingga Rabu (1/2/2017) sore, Mathodah Kepala Inspektur Kota Tangsel enggan menanggapi hal tersebut.  Pesan singkat berupa SMS dan telepon tidak ditanggapi.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill