Connect With Us

Pria Asal Jepang yang bunuh diri di Tangsel Manajer JKT48

Dena Perdana | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:00

Istri Jiro menangisi kepergian suaminya dihadapan petugas kepolisian saat berada di RS Premier Bintaro, Kota Tangsel, (Selasa/21/3/2017). Belum diketahui penyebab Jiro nekat gantung diri. (@tangerangnews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Inao Jiro ,47, pria yang tewas karena bunuh diri di kediamannya yang berlokasi di Perumahan River Park Blok GE.4 No.3 RT.02/02 Kelurahan Jurang Mangu Barat,  Kecamatan Pondok Aren Kota Tangsel ternyata salah seorang  manajer JKT48 salah satu grup band wanita.

Seperti diketahui, dia  ditemukan tewas dalam posisi tergantung tali di kamar mandi rumahnya pada  Selasa (21/3/2017) petang. Pria warga negara Jepang  yang lahir di Kyoto pada 11 - Julai  1969 silam itu menurut Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel AKP Ahmad Alexander,  merupakan manajer  JKT48.
"Yes benar, salah satu manajer JKT48," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, Rabu (22/3/2017) pagi.
Menurut Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri,  Rabu (22/3/2017) pagi, korban pertama kali ditemukan menjelang pukul 18.00 WIB oleh istri dan pembantunya.


"Hari Selasa tanggal 21 Maret 2017, telah terjadi bunuh diri. Korban atas nama Inao Jiro, WN Jepang, melakukan bunuh diri di kamar mandi. Jadi setelah seperti biasa menjemput anaknya, dia masuk ke dalam kamar," kata Mansuri.


Setelah Jiro masuk ke dalam kamar, menurut keterangan pembantunya, Jiro Anak  sempat memanggil-manggil korban dan mengetuk pintu kamar korban sekitar pukul 17.00 WIB. Tetapi, panggilan sang anak kepada ayahnya tak dijawab.

Selanjutnya istri Korban Reny Damayanti sepulang  kerja  pun  berkali kali memanggil Korban.  Namun tidak ada jawaban  dari Jiro yang masih berada di dalam kamar. Kemudian istrinya menyuruh Spembantunya  untuk melihat dari jendela.  Dari jendela terlihat  tubuh korban menggantung di dalam kamar mandi  dengan tali yang melilit lehernya.

"Istri Jiro bersama dua orang petugas keamanan setempat langsung membawa Jiro ke RS Premier Bintaro.Tetapi tidak tertolong, korban meninggal dunia. Motif dari gantung diri ini kami masih terus dalami, sampai saat ini karena masih dalam keadaan berduka," jelas Mansuri.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Perkuat Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

Pemkab Tangerang Perkuat Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill