Connect With Us

Koin Akan Digunakan untuk Sosial

| Senin, 21 Desember 2009 | 18:14

Prita Mulyasari saat mendengar tuntutan JPU di PN Tangerang (tangerangnews/rangga / tangerangnews/rebelz)

 
TANGERANGNEWS-Prita Mulyasari, terdakwa pencemaran nama baik RS Omni Internasional di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan  mengaku belum memiliki rencana khusus untuk apa uang itu akan digunakan.  Pasalnya, dirinya masih belum dikatakan kalah oleh RS Omni Internasional yang menyalahkannya atas email tentang keluhannya kepada RS itu.
 
“Saya kan masih kasasi. Saya yakin uang ini bukan untuk RS Omni Internasional tetapi untuk mereka yang menuntut keadilan seperti saya,” kata Prita kepada TangerangNews.com siang ini.
 
Keinginan Prita, sampai saat ini uang koin yang mencapai Rp825 juta itu akan digunakan untuk membentuk yayasan yang bergerak di bidang hukum, kemanusiaan, atau yayasan sosial lainnya. "Yayasannya belum dipikir secara detil, mungkin lembaga yang ada. Pokoknya untuk sosial," ujarnya. (dira)
 

HIBURAN
Pecinta Durian Merapat, Tangcity Mall Gelar Pesta Durian Mulai Rp50 Ribuan

Pecinta Durian Merapat, Tangcity Mall Gelar Pesta Durian Mulai Rp50 Ribuan

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:18

Kabar gembira bagi para pecinta durian. Tangcity Mall kembali memanjakan lidah masyarakat dengan menghadirkan event kuliner tahunan yang paling dinanti, yaitu Rame Rame Belah Duren.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill