Connect With Us

Festival Seni dan Budaya Daerah Untuk Anak-anak di gelar di Tangsel

Yudi Adiyatna | Rabu, 26 April 2017 | 16:00

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menggelar Festival Seni dan Budaya untuk Anak-anak, di Gedung Widya Bakti, Puspiptek, Rabu (26/4/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Bidang Kebudayaan , Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menggelar Festival Seni dan Budaya untuk Anak-anak. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Widya Bakti, Puspiptek,Setu Tangsel , Rabu,26 April 2017.  Dalam acara tersebut setidaknya  300 anak-anak dari berbagai SMP se-Kota Tangerang Selatan, turut hadir.

“Kegiatan ini diadakan sebagai bagian pembinaan lebih lanjut bagi generasi muda yang ada. Hal ini penting dan strategis dalam membangun karakter siswa Tangerang Selatan yang visioner dan Berbudaya,"jelas Plt Kepala Dinas Pendidikan Tangsel  Taryono, Ketika ditemui disela-sela pembukaan acara Festival.

Dikatakan Taryono, kegiatan yang diikuti 300 orang siswa SMP se-Tangerang Selatan ini melombakan 3 Kategori, yakni Lomba Marawis, Lomba Paduan Suara, dan Ansambel Musik.

"Hari ini diadakan untuk tingkat SMP, besok tingkat Sekolah Dasar," Tambah Taryono
Sementara itu Haikal, salah seorang peserta dari SMPN 4 Tangsel mengatakan, dirinya optimis timnya bisa memenangkan festival kali ini. "Saya tapi berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan lagi," katanya.

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill