Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com- Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta wajib membangun hubungan dengan mitra daerah untuk peningkatan kesejahteraan bersama serta pembentukan kebijakan yang terintegrasi.
"Kami sudah ada komunikasidengan pemerintah di Tangsel, dan di Bekasi. Daerah penyangga ini harus dirangkul," kata Sandi setelah mengisi seminar kewirausahaan di SMA Al-Azhar, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (26/4/2017).
Menurut Sandi, ada kebutuhan bersama antara DKI Jakarta dengan daerah mitra yang harus diurus bersama-sama. Kebutuhan yang dimaksud di antaranya soal perumahan, tenaga kerja, hingga transportasi.
Pihaknya juga akan mereview lebih lanjut soal dana hibah DKI Jakarta untuk daerah mitra. Dari review atau kajian tersebut, nantinya akan ditentukan apakah dana hibah daerah mitra akan dinaikkan atau tetap seperti yang dianggarkan sebelumnya.
"Hubungan yang baik, bersahabat, saling menghormati, komunikasi lancar, dan memiliki kebijakan yang terintegrasi itu sangat penting, khususnya transportasi," tutur Sandi.
Pihaknya akan menjelaskan secara komprehensif terkait hal ini setelah ada penetapan calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih oleh KPUD DKI Jakarta pada Mei 2017 mendatang.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews