Connect With Us

Ini Wilayah di Tangsel yang Rawan Kriminalitas

Yudi Adiyatna | Minggu, 4 Juni 2017 | 15:00

Buka puasa Kapolres Tangsel bersama dengan wartawan di kawasan BSD, Tangsel, pada Sabtu (3/6/2017) semalam. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Banyaknya aksi kriminalitas jalanan yang dilakukan sekelompok remaja di Tangsel belakangan ini membuat petugas kepolisian meningkatkan kewaspadaanya Khususnya pada beberapa wilayah yang dikategorikan rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, ada beberapa wilayah yang mendapat perhatian khusus jajarannya. Sebab akhir-akhir ini, kasus kekerasan jalanan terjadi di sana, meski kini sebagian pelakunya sudah tertangkap dan telah diproses hukum.

"Kalau di Tangsel ada wilayah Ciputat, Pamulang, dan Serpong. Kebetulan anak-anak remaja sering banyak nongkrong di sana, sehingga rawan. Jadi mudah terpancing," tutur Fadli kepada TangerangNews.com seusai acara buka puasa bersama dengan wartawan di kawasan BSD, Tangsel, Sabtu (3/6/2017) malam.

Fadli melanjutkan, upaya-upaya pencegahan seperti preemtif, preventif, hingga represif tetap dilakukan secara jajarannya secara kepatutan.Walaupun juga telah diinstruksikan untuk menindak tegas setiap aksi kriminalitas jalanan.

"Kalau kejahatan di jalanan itu jelas upayanya dari kita. Dengan Preemtif misalnya dengan penyuluhan, imbauan, sosialisasi. Sedangkan preventif sudah kita lakukan dengan patroli pada malam hari dengan jam-jam yang rawan. Terakhir represif, kita lakukan upaya hukum dengan penangkapan serta proses hukum," katanya.

Fadli menambahkan,  masyarakat tidak perlu khawatir atas isu kriminalitas yang sering disebarkan melalui pesan singkat dan lainnya seperti gangster  dan sebagainya, mengingat personel kepolisian telah banyak disebar secara tertutup dan terbuka pada beberapa wilayah tersebut.

"Alhamdulillah sudah reda saat ini, pelaku-pelakunya sudah ditangkap dan diproses. " tutup alumnus Akpol 1997 ini.(RAZ)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
100 Hektare Lahan Pemprov DKI di Tangerang Disulap Jadi Sentra Ketahanan Pangan, Nilai Investasi Capai 1 Triliun

100 Hektare Lahan Pemprov DKI di Tangerang Disulap Jadi Sentra Ketahanan Pangan, Nilai Investasi Capai 1 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:22

Langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan regional resmi digulirkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemprov Banten.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill