KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kawanan perampok modus kempes ban beraksi di wilayah BSD, Serpong, Tangsel, Jumat (12/1/2018) pagi tadi. Para pelaku mengincar seorang nasabah Bank BNI di depan Teraskota BSD, bernama Yulia Pratiningrum, 40.
Korban yang baru saja mengambil uang dari Bank tersebut hendak menuju Ruko Autopart BSD dengan mengendarai mobil Avanza nopol B-6486-VMK. Tanpa sadar korban diikuti oleh para pelaku.
BACA JUGA:
“Di tengah jalan, tiba-tiba korban merasa ban mobilnya kempes, dia pun meminggirkan mobilnya. Pada saat korban akan mengganti ban, kedua pelaku menghampiri mobil korban dengan menggunakan motor satria B-6486-VMK, kemudian merampas tas korban dan langsung melarikan diri," ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada Tangerangnews.com.

Korban yang panik kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke pihak kepolisian yang berjarak hanya sekitar radius 200 meter dari kantor Polsek Serpong dan Mapolres Tangsel.
"Anggota Satlantas melakukan pengejaran dari German Centre ke arah promoter, dan dari arah sebaliknya juga dilakukan penutupan arus di simpang promoter. Hingag akhirnya pelaku berhasil tertangkap di depan Perumahan Puspita Loka BSD dan diamankan dari amukan massa," terang Kasat Lantas.
Kini, kedua orang pelaku beserta barang bukti berupa tas biru milik korban dengan uang sejumlah Rp8 juta dan sepeda motor yang digunakan pelaku diamankan di Mapolres Tangsel, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(RAZ/RGI)
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews