Connect With Us

Melawan, Dua Begal di Kelapa Dua Ditembak

Yudi Adiyatna | Minggu, 19 November 2017 | 10:00

Petugas Kepolisian Tangsel berhasil mengamankan Dua pelaku begal di Perumahan Harapan Kita, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua pelaku begal bernama Cebi Santoni, 27, dan Rudi Hartono, 20,  yang sering melakukan aksinya di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang berhasil dilumpuhkan dengan timah panas aparat.

Pasalnya, kedua pelaku tersebut mencoba kabur dan melawan petugas saat kedapatan hendak mencuri sebuah sepeda motor di Perumahan Harapan Kita, Bencongan, Kelapa Dua, Jumat (17/11/2017) malam kemarin.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Sabtu (18/11/2017) mengungkapkan, mulanya kedua pelaku yang diketahui sudah tujuh kali beraksi tersebut terpergok oleh anggotanya yang sedang patroli ketika melakukan tindakan yang mencurigakan. 

"Anggota Reskrim sedang melaksanakan observasi di Jalan Raflesia Perum Harapan Kita, lalu melihat pengendara sepeda motor yang mencurigakan karena pandangan matanya sedang mengamati sebuah rumah warga," ungkapnya.

Melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan, anggota Reskrim Polsek Kelapa Dua tersebut lalu berusaha menghentikan aksi jahat para pelaku, namun mereka malah mencoba melawan dan mengeluarkan sepucuk senjata api dari pinggangnya. 

Petugas yang sigap lalu segera mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk memperingatkan para pelaku agar menyerahkan diri pada petugas.

"Para pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan dari petugas, malah mencoba kabur dan menabrak mobil yang digunakan anggota Reskrim lainnya," terang Kasat Reskrim.

Meski dalam keadaan terdesak, para pelaku masih berusaha melakukan perlawanan dan akhirnya dihadiahi timah panas di bagian kakinya oleh aparat. 

"Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu pucuk senjata revolver rakitan, tiga butir peluru, dua bilah pisau, dan empat buah kunci letter T yang digunakan pelaku," kata Kasat Reskrim.

Dari catatan kepolisian, para pelaku diketahui telah tujuh kali melakukan aksi pencuriannya di wilayah Tangerang. Dua kali dilakukan di Wilayah Kelapa Dua ( Polres Tangsel) dan lima kali lainnya dilakukan di wilayah Kabupaten Tangerang.(RAZ/HRU)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill