Connect With Us

Gudang Pengoplos Elpiji Bersubsidi di Serpong Akhirnya Digerebek

Yudi Adiyatna | Minggu, 11 Maret 2018 | 08:00

Dandim 0506 Letkol (inf) Gogor dan Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan saat menunjukkan barang bukti hasil penggerebakan gudang elpiji oplosan. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Petugas  gabungan dari Kodim 0506 Tangerang dan Polsek Serpong menggerebek  gudang pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg di wilayah Kp Jati, Kelurahan Ciater RT 9/10, Serpong , Kota Tangsel, Sabtu (10/3/2018) malam.

Penggerebekan tersebut dilakukan setelah adanya informasi masyarakat yang menyebutkan adanya kegiatan pengoplosan gas ilegal di wilayah tersebut.

"Penggerebekan ini berasal dari informasi yang kami dapat tadi pagi. Bahwa terdapat kegiatan oplos gas ilegal di wilayah Serpong. Kemudian kami tindak lanjuti sore tadi," terang Dandim 0506 Tangerang Letkol (Inf) Gogor, di Koramil Serpong, Sabtu (10/3/2018) malam.

Sementara itu, Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan mengungkapkan,  dalam penggerebekan, petugas berhasil mengamankan tujuh pelaku, yakni Ahmad Yani 37, Mulyadi 36, Deden 29, Rahmat Hidayat 40, Sofyan 28, Fauzi 29, Suharja 42. 

Sedangkan barang bukti yang disita berupa, 1.340 tabung gas ukuran 3 kilo, 120 tabung gas ukuran 12 kilo, dan 17 tabung gas ukuran 40 kilo.

Selain itu, beberapa jenis kendaraan dan peralatan yang digunakan para pelaku juga disita petugas  diantaranya 1 Mitsubishi Fuso jenis Colt Disel B 9113 NYU, 1 Pikap Suzuki APV B 9808 EAE, Suzuki Carri Futura B 9964 NAL, 1 Suzuki Carri Futura B 9993 BUA, 1 Mitsubishi Fuso Colt Diesel B 9227 PDD, 6 sepeda motor, 30 balok es Industri, serta 107 selang Suntik gas.

 

Dari hasil penggerebekan tersebut pihaknya berhasil mengamankan tujuh orang pelaku. Mereka terdiri dari, empat driver beserta kernet truk pengangkut elpiji dan tiga orang kuli bongkar muat barang.

"Barang bukti yang diamankan 1.340 tabung gas ukuran 3 Kg , 120 tabung ukuran 12 Kg,17 tabung ukuran 40 Kg, serta alat suntik gas sebanyak 107 unit," ungkap Dedi

Kini kasus tersebut pun kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap pemilik tempat tersebut yang saat ini masih dalam pencarian.

"Kasusnya ditangani unit Krimsus Polres Tangsel dan sudah kita serahkan barang bukti dan pelaku untuk diadakan penyidikan lebih lanjut," ucap Dedi.(DBI/RGI)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill