Connect With Us

Gara-Gara Mengantuk, Dua Laka Lantas Terjadi Sekaligus di Serpong

Yudi Adiyatna | Senin, 1 Oktober 2018 | 21:24

Terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua mobil dan satu sepeda motor di sekitar wilayah Serpong,Tangsel, Senin (1/10/2018) sore. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Dua buah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor terjadi di sekitar wilayah Serpong,Tangsel, Senin (1/10/2018) sore.

Kecelakaan pertama terjadi antara sebuah kendaraan minibus jenis Daihatsu Xenia yang dikemudikan Dwi Raharjo Putra dengan nomor polisi B 1505 PYF dengan mobil angkutan umum (angkot) jurusan Parung-BSD yang di Jalan Ciater Barat dekat Gedung IFA, Ciater, Serpong.

Dari informasi yang diperoleh Tangerangnews.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Pemicunya diduga karena pengendara Xenia yang kehilangan kendali kemudian menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Akibatnya dua kendaraan tersebut ringsek.

Sementara peristiwa kedua terjadi pada pukul 17.20 WIB dimana seorang pengendara motor Yamaha Mio berwarna merah, Seniwati, 50, diduga kehilangan kendali kemudian terjatuh ke sisi kiri Jalan Pahlawan Seribu BSD, tepatnya di dekat ITC BSD Serpong. Beruntung korban saat terjatuh tidak tertabrak kendaraan lain yang datang dari arah yang sama.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan saat ini kedua peristiwa tersebut telah ditangani unit Laka Lantas Polres Tangsel dan dari hasil penyelidikan sementara penyebab peristiwa tersebut terjadi karena pengendara yang tidak fokus saat melaju di jalan raya.

"Dua-duanya disebabkan karena pengendara yang mengantuk sehingga tidak fokus," kata AKP Lalu.

Akibat peristiwa tersebut pengendara angkot mengalami luka pada kelingking kanan serta luka memar ringan di kepala , sedangkan pengendara mobil Xenia mengalami memar di tangan kiri. Sedangkan pemotor Yamaha Mio robek pada bagian kepala dan telapak tangan kiri.

"Semua kendaraan sudah dievakuasi dan kita amankan untuk barang bukti penyelidikan," tandasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill