KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan mencatat total piutang pajak daerah sebesar Rp5,5 miliar rupiah dari potensi pajak yang berasal dari pajak non PBB dan BPHTB, seperti pajak hotel, tempat hiburan, reklame, parkir, restoran dan lain sebagainya.
Kepala Bapenda Kota Tangsel Dadang Sofyan mengatakan asal piutang tersebut terhitung dari tahun penagihan 2012 hingga saat ini, atau sekitar 6 tahun berjalan.
"Piutangnya 5,5 miliar rupiah. Piutang dari tahun 2012 hingga sekarang," sebut Dadang dalam kegiatan sosialisasi optimalisasi penagihan pajak daerah, di Resto Telaga Seafood Serpong, Kamis (29/11/2018).
Dadang mengatakan, dalam mengejar piutang wajib pajak tersebut pihaknya menerapkan berbagai macam strategi agar pendapatan negara tersebut bisa terserap secara maksimal.
"Pertama kita memberikan surat teguran, stikerisasi, melakukan penagihan tim secara bersama dengan OPD lain dan melakukan upaya penagihan dengan kaksa pengacara negara," terang Dadang.
Dirinya pun mengakui, ada beberapa kendala yang dihadapi timnya dalam penagihan pajak bagi para wajib pajak yang belum menunaikan kewajiban pajaknya secara tepat waktu. Bahkan Beberapa piutang berasal dari wajib pajak yang sudah tutup usahanya namun masih memiliki tunggakan.
"Kendalanya kadang tingkat kepatuhan wajib pajaknya kurang sehingga perlu kita sosialisasi, ada juga yang tutup tempat usahanya makanya tingkat ketertagihannya susah," tandasnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGBadan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews