Connect With Us

Airin Dorong Inovasi Teknologi Cegah Kebocoran Pajak

Yudi Adiyatna | Kamis, 15 November 2018 | 21:25

Kegiatan Sosialisasi PBB dan BPHTB Bapenda Tangsel di Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (15/11/2018). (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah perkotaan yang terus berkembang. Kota Tangerang Selatan mengandalkan salah satu pendapatan daerahnya dari sektor penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) .

Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Bapenda Tangsel Indri mengatakan, setiap tahunnya rata-rata jumlah para wajib pajak yang menunaikan kewajibannya membayar PBB hanya berkisar antara 50-55 persen dari total keseluruhan wajib pajak.

"Setiap tahunnya warga Tangsel yang ditagih PBB tahun 2018 yang bayar tak lebih dari 52 persen, dari 400 ribu wajib pajak.

Posisi 2018 yang bayar baru 53 persen," ungkap Indri saat memberikan materi dalam Kegiatan Sosialisasi PBB dan BPHTB di Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (15/11/2018).

Selain PBB, Indri menyebut pendapatan asli daerah terbesar lainnya bersumber dari BPHTB, yang pada tahun 2018 ini ditargetkan sebesar Rp429 miliar.

"Pemkot Tangsel untuk melakukan pembangunan mengandalkan dari pajak daerah dan retribusi. Dari pajak daerah yang paling besar menyumbang untuk pembangunan ya dari BPHTB (pajak peralihan) dan PBB. BPHTB penyumbang terbesar tahun ini, target 429 Miliar. Saat ini kurang 70 Miliar," jelas Indri.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany meminta agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus melakukan inovasi dan memanfaatkan teknologi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini Bapenda Tangsel sendiri disebutnya, telah memiliki aplikasi ETA (Easy to Acceess) PBB BPHTB yang merupakan aplikasi yang merupakan sebuah layanan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar pelayanan pajak PBB dan BPHTB.

"Bahwa untuk menghindari kebocoran dan juga melakukan kontrol dan pelayanan kepajakan kita menggunakan teknologi. Saya minta inovasi Bapenda tidak hanya di ETA saja," ucap Airin dihadapan peserta sosialisasi.

Airin pun menyebut, pemanfaatan teknologi menjadi penting agar masyarakat semakin diberikan kemudahan dan tidak lagi perlu melakukan tatap muka dengan petugas, karena semua transaksi telah bisa dilakukan secara online dan real time.

"Karena tiap tahun PAD kita bertambah. Baik dari transaksi jual beli ataupun objek pajak yang meningkat. Kita perlu menjaga ini semua. Karena sumber pendapatan untuk pembangunan salah satunya dari PBB dan BPHTB," tandasnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:19

Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 14 orang pelajar di bawah umur yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Catat Surplus Keuangan Rp4,3 Triliun di Momen HUT ke-81 RI

Pemkot Tangsel Catat Surplus Keuangan Rp4,3 Triliun di Momen HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:05

Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
569 Napi Rutan Kelas I Jambe Dapat Remisi HUT ke-81 RI

569 Napi Rutan Kelas I Jambe Dapat Remisi HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:43

Sebanyak 569 warga binaan yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill