Connect With Us

Jalan Tinggi Sebelah di Pamulang, Polisi Surati Dinas PU Banten

Yudi Adiyatna | Rabu, 9 Januari 2019 | 19:30

Petugas Polres Tangsel mengecek langsung kondisi jalan Raya Siliwangi, Pamulang, tepatnya di depan Villa Pamulang Mas yang dikeluhkan oleh warga. (TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Siliwangi, Pamulang tepatnya di depan Villa Pamulang Mas hingga Mall Pamulang Square kondisinya tinggi sebelah. Hal itu dikarenakan belum selesainya proyek perbaikan jalan atau betonisasi di jalur padat lalu lintas tersebut.

Kondisi jalan demikian, berdampak pada ketidaknyamanan pengguna, karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Petugas dari Polres Tangsel pun mengecek langsung kondisi jalan tersebut dan akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Provinsi Banten guna menanyakan kelanjutan pengerjaan jalan yang telah sekitar dua bulan terbengkalai.

"Kita akan bersurat ke Dinas PU Provinsi untuk mengklarifikasi hal tersebut," terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada Tangerangnews.com, Rabu (9/1/2018).

Selain itu, kata Lalu, kondisi jalan tersebut juga tidak dilengkapi marka penunjuk jalan untuk pengguna, padahal setiap penyelenggara jalan dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wajib untuk memberi penanda atau marka di jalan yang sedang diperbaiki guna mencegah terjadinya kecelakaan.

"Pasal 24 ayat 2 UU 22/2009 disebutkan dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan untuk mencegah kerusakan lingkungan," terang Lalu.

Sebelumnya, pengecoran jalan yang tak tuntas di sepanjang Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan itu menyebabkan terjadinya beberapa kecelakaan lalu lintas. Para pengendara umumnya terjatuh lantaran tak mengetahui, bahwa satu lajur di jalur yang sama memiliki ketinggian yang lebih rendah.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill