Connect With Us

Terungkap Penyebab Amblasnya Ruas Jalan Puspitek Raya

Rachman Deniansyah | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:00

Terlihat alat berat sedang memperbaiki jalan yang amblas dengan lebar sekitar dua meter di pinggir Jalan Raya Puspitek tepatnya di depan perumahan Serpong Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (13/3/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penyabab lubang besar di Jalan Raya Puspitek, tepatnya di depan perumahan Serpong Jaya, Serpong, Tangsel akhirnya terkuak.

Personel UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten, Ilham Pebrianshah, menjelaskan, lubang dengan ukuran sekitar 1 x 2 meter dipicu karena plat duiker.

Plat duiker merupakan bangunan kontruksi berupa beton yang berguna sebagai penyangga antara jalan dengan gorong-gorong atau saluran air di bawah tanah.

"Kita mendapat laporan bahwa plat duiker itu patah sejak Selasa kemarin, jam 03.00 WIB," jelas Ilham kepada TangerangNews di lokasi, Rabu (13/3/2019).

Akibatnya, erosi pun terjadi di bawah jalan tersebut, sehingga hanya dalam hitungan jam, jalan pun amblas.

"Kemarin saat kita lubangi, ternyata sudah habis semua, bawahnya benar-benar kosong.  Karena erosi terbawa air, sehingga amblas ke bawah," terangnya. 

Saat ini petugas tengah memperbaiki jalan tersebut. Plat duiker yang patah tersebut diganti menggunakan box culvert, material beton untuk gorong-gorong berbentuk kotak dengan kedalaman sekitar tujuh meter.

"Saat ini kita lagi memasang box culvert yang baru. Rencana akan dipasang sebanyak 18 buah, saat ini baru 14 buah," tutur Ilham. 

Ilham menjelaskan, pekerjaan tersebut akan selesai selama tujuh hari, sehingga setengah badan jalan pun ditutup. Antrean kendaraan pun terjadi karena digunakan sistem buka tutup untuk arus lalu lintas dikedua arah.

"Untuk memasang box culvert malam ini selesai, kemudian finishing selama tujuh hari. Kira-kira jalan bisa dipakai kembali hari Rabu atau Kamis depan," tukasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

KOTA TANGERANG
Polisi Sita 677 Obat Keras Ilegal dari Rumah Kontrakan di Neglasari

Polisi Sita 677 Obat Keras Ilegal dari Rumah Kontrakan di Neglasari

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:30

Unit Reskrim Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan dan tidak memiliki izin edar, pada Rabu 14 Janauri 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill