Connect With Us

Bapenda Gali Potensi Penerimaan Pajak dari Tanah Kosong di Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 28 April 2019 | 21:00

Petugas Bapenda saat memberikan formulir SPOP dan LSPOP sebagai laporan pembetulan data objek pajak sesuai kondisi terkini disalah satu rumah. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel melakukan penggalian potensi untuk meningkatkan penerimaan Pajak Daerah, salah satunya dengan intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan dari tanah kosong.

Kepala Bapenda Kota Tangsel Dadang Sofyan menjelaskan, banyak bidang tanah yang terdaftar namun hanya terdapat tanahnya saja alias tanah kosong. Hal tersebut berdasarkan dari database objek pajak PBB.

Oleh karenanya, Dadang mengaku akan melakukan upaya tersebut dengan melakukan pendataan ke lokasi objek pajak dan telah banyak yang sudah terdapat bangunannya. 

“Tahun 2017 kami berhasil mendapatkan potensi baru dari luas bangunan yang terdata sekitar 625.000 meter persegi di Wilayah Kecamatan Setu dan Ciputat Timur. Tahun 2018 kami berhasil mendata potensi baru dari luas bangunan seluas 1,6 juta meter persegi,” ungkap Dadang.

Dengan hal tersebut, kata Dadang, tentu dapat sangat berpengaruh terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan. 

“Tahun 2019 ini, kami akan menyisir lagi di wilayah Kecamatan Ciputat, karena terakhir kali kami mendata di Ciputat pada Tahun 2016. Sehingga dalam kurun waktu lebih dari 2 tahun, kami yakin sudah ada perubahan kondisi objek pajak dan diperkirakan ada kurang lebih 4.000 objek pajak yang akan kami data," tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Bapenda Tangsel Indri Sari Yuniandri menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pendataan bangunan atas IMB yang telah diterbitkan oleh DPMPTSP pada tahun 2018.

Diasumsikan setelah 1 tahun, pengajuan IMB bangunan telah selesai dibangun sehingga segera dapat menjadi objek Pajak Bumi dan Bangunan.

“Pada kesempatan ini, kami menghimbau kepada masyarakat selaku wajib PBB agar melaporkan data objek pajak sesuai dengan kondisi terkini," tukasnya.

Proses pelaporan kondisi objek pajak dapat dilakukan dengan menyampaikannya kepada Petugas Pelayanan PST di Kantor Bapenda atau kepada petugas yang akan datang langsung ke lokasi.

Kemudian memberikan formulir SPOP dan LSPOP sebagai laporan pembetulan data objek pajak sesuai kondisi terkinin. Pelayanan PBB bisa dilakukan secara Online melalui aplikasi ETA PBB yang dapat diunduh gratis dari playstore.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill