Connect With Us

Pemkot Tangerang Gelar Pekan Panutan Pajak, Prilly Jadi Dutanya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 Februari 2019 | 10:41

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Duta pajak artis kondang Prilly Latuconsina dalam kegiatan Pekan Panutan Pajak di Pemkot Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah bekerjasama dengan KPP Pratama Tangerang Barat menggelar Pekan Panutan Pajak. Duta pajaknya adalah artis kondang Prilly Latuconsina.

Pekan panutan pajak itu dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, selepas memimpin apel kedinasan di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (25/1/2019).

Arief mengatakan, momen pekan panutan pajak ini diharapkan bisa menyadarkan para wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya, demi pembangunan yang tentu dirasakan masyarakat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Duta pajak artis kondang Prilly Latuconsina dalam kegiatan Pekan Panutan Pajak di Pemkot Tangerang.

"Mudah-mudahan kegiatan pekan panutan pajak ini, masyarakat sadar dan paham bahwa seluruh pembangunan yang ingin dirasakan masyarakat tidak lepas dari masyarakat itu untuk melaksanakan kewajiban membayar pajak," kata Arief.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Herman Suwarman mengungkapkan, target pajak tahun ini mencapai Rp 1.000.500.000.000 dan meningkat dibanding tahun lalu yang hanya ditargetkan Rp 821.000.000.000.

Menurutnya, pekan panutan pajak itu target utamanya adalah para aparatur sipil negara yang terlingkup di Kota Tangerang, dengan maksud bisa memberi contoh kepada wajib pajak lainnya karena tingkat partisipasi saat ini mencapai 81 persen.

"Dalam rangka hari ulang tahun Kota Tangerang ke-26, kami juga menghapuskan denda pajak hingga 31 Maret 2019," katanya.

Kepala KPP Pratama Tangerang Barat  Bambang Aryo Gunawan berimbuh kepada para wajib pajak untuk tidak membayar secara serentak di akhir tahun. Kata dia, lebih awal, lebih baik.

"Hambatan selama ini kalau masyarakat bayar pada waktu yang mepet, khawatirnya jaringan internetnya down karena kan banyak orang ramai-ramai. Nah lebih cepat lebih nyaman," tukasnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Duta pajak artis kondang Prilly Latuconsina dalam kegiatan Pekan Panutan Pajak di Pemkot Tangerang.

Berdasarkan pantauan, para pegawai membayar pajak secara bergiliran setelah Arief dan Wakilnya Sachrudin yang lebih dulu melakukan pembayaran.

Sementara itu, Prilly mengaku siap mensosialisasikan kepada para wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya. Menurutnya, jika tidak bayar pajak tidak keren.

"Yang pasti saya menetapkan dan membuat trend bahwa enggak membayar pajak itu enggak keren. Jadi kita itu harus bayar pajak apalagi pelaku usaha. Karena berapa pun rupiah yang kita bayar, itu untuk pembangunan Kota Tangerang, negara juga dan untuk kesejahteraan rakyat juga," tuturnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill