Connect With Us

Sambangi SMAN 2 Tangsel, Wagub Banten Dihujani Keluhan Ortu Siswa

Rachman Deniansyah | Selasa, 18 Juni 2019 | 13:59

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy saat melakukan pemantauan terkait alur pendaftaran PPDB di SMAN 2 Tangsel, Selasa (18/6/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy diserbu oleh warga yang mengeluhkan persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK Tahun 2019.

Keluhan para orang tua siswa tersebut disampaikannya saat Andika menyambangi SMAN 2 Tangsel, Jalan Raya Serpong, Muncul Setu, Tangsel, Selasa (18/6/2019) untuk melakukan pemantauan terkait alur pendaftaran PPDB di Tangsel. 

Mereka mengeluhkan terkait sistem PPDB yang telah ditetapkan pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51/2018 tentang PPDB, dengan sistem zonasi yang tak menggunakan nilai dalam penerimaannya. 

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh salah satu orang tua siswa yang hendak mendaftarkan anaknya di SMAN 2 Tangsel, Eka Susrama, 48. 

Dengan peraturan semacam itu, Eka menilai bahwa kerja keras anaknya dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terasa sia-sia, lantaran sistem zonasi yang tak memerlukan nilai. 

"Mendapatkan nilai UNBK ini kan anak-anak belajar mati-matian. Tapi ternyata nilai itu tak digunakan. Ada jalur prestasi yang menggunakan nilai, tapi itu hanya 5% dan itu untuk (siswa) di luar Kota Tangsel," ucap Eka saat di lokasi. 

Padahal, Eka menyebut bahwa nilai anaknya itu mencapai 38,5. Namun ia masih harap-harap cemas, lantaran ia memiliki jarak antara rumah dan sekolah mencapai 6 Kilometer. 

Selain itu, Eka juga mengomentari terkait salah satu tujuan dari Permendikbud No 51/2018 yang bertujuan untuk melebur sekolah-sekolah yang unggul dan tak unggul untuk menjadi sama. Menurutnya untuk saat ini, hal tersebut belum tepat. 

"Saya setuju dengan adanya Permendikbud tersebut yang menginginkan untuk melebur sekolah agar tak ada lagi sekolah yang unggulan atau yang tak unggul. Atau dengan kata lain semuanya sama. Tapi kan kita ketahui bahwa semua SMA ini belum sama. Masih beda semua. Coba bandingkan sekolah itu semua," tuturnya. 

Kecuali, lanjutnya, semua SMA di Tangsel ini memiliki kualitas, fasilitas, dan mutu sama. 

Sementara, Wakil Gubernur Provinsi Banten Andika Hazrumy menjelaskan bahwa pemantauan saat ini memang dilakukan untuk melihat apakah ada permasalahan pads sistem pendaftaran PPDB tahun ini, serta termasuk keluhan dari masyarakat yang telah disampaikan padanya. 

"Saya hari ini makanya mau liat pengaplikasian dari Permendikbud," ujarnya. 

Dari keluhan yang ada, Andika mengaku akan melakukan evaluasi terhadap Permendikbud No 51 tersebut. 

"Nah dalam konteks tadi, kebijakan yang diapliaksikan dari Permendikbud No 51 ini saya akan mengevaluasi, sesuai dengan kondisi, tapi tetap acuannya Permendikbud yang harus diaplikasikan oleh Pemprov Banten," jelasnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Swiss-Belhotel International Rayakan HUT ke-39, Usung Tema Global Vision, Local Heart

Rabu, 30 September 2026 | 20:29

Swiss-Belhotel International memperingati hari jadi ke-39 pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Global Vision, Local Heart”.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill