Connect With Us

Pelaku Pembunuh Pasutri Jepang Lengkap Tertangkap

| Senin, 21 Juni 2010 | 12:18

TKP Pembunuhan Ida (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Cecep  Abdullah, pelaku pembunuh pasangan suami istri warga negara Jepang, Josua Hara dan Mizue Hara, mengaku awalnya tidak ingin membunuh mantan majikannya itu. Cecep sebetulnya hanya ingin merampok karena kekurangan uang.

"Hasil pemeriksaan terhadap dua orang tersangka mereka mengaku datang ke rumah korban untuk melakukan perampokan," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Eddy Pramono dalam jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Jl Wijaya, Senin (21/6/2010).

Menurut Gatot, Cecep awalnya menodongkan pisau ke Mizue. Namun Josua melawan dengan memukul.

Karena ada perlawanan, Cecep menusuk perut Josua empat kali hingga tewas. Setelah itu Mizue juga ditusuk dan lehernya digorok hingga meregang nyawa.

Dalam jumpa pers itu, Cecep dan Iwan dihadirkan. Ciri-ciri Cecep (21) tinggi badan 160 cm, sawo matang, dan rambut pendek lurus. Sementara Iwan (18) berkulit hitam, tinggi badan 160 cm, dan rambut pendek lurus. Mereka mengenakan baju tahanan warna biru.

Cecep mengaku tidak berniat membunuh pasangan suami istri itu. Dia juga sakit hati karena dipecat dari pekerjaannya sebagai tukang kebun di rumah pasangan suami istri itu.

"Ya sakit hati. Baru kerja 1 bulan sebagai tukang kebun. Saya dipecat karena tidak cocok saja dengan pekerjaannya," kata Cecep.

Sementara Iwan mengaku diajak merampok oleh Cecep. Cecep berjanji akan membelikannya sebuah motor. "Saya tidak membunuh, hanya todongkan pisau," ungkap Iwan.(dtk/dira)

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill