Connect With Us

Kenalkan Produk Anyar, Torabika Grebek Pasar di Serpong

Rachman Deniansyah | Minggu, 1 September 2019 | 14:03

PT Torabika (Mayora Group) memamerkan produk barunya yang bernama Tora Cafe Milky Latte, di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (1/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Torabika (Mayora Group) terus berinovasi dengan mengeluarkan produk baru untuk memanjakan para penikmat kopi.

Kali ini, produk anyarnya itu dipamerkan dengan cara baru di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (1/9/2019).

Tora Cafe Milky Latte yang menjadi produk baru PT Torabika dikenalkan melalui acara bertajuk Grebek Pasar.

Saat baru dibuka, Stand Grebek Pasar Torabika yang tepat berada di area pasar itu langsung diserbu oleh para pengunjung pasar secara berbondong-bondong.

BACA JUGA:

"Selain kita mengenalkan kepada pengunjung pasar, kita juga ingin para pengunjung bisa langsung mencicipi dan merasakan kelembutan dan kenimkatan Milky Latte," jelas Suheri, Supervisor Promosi Torabika Area Tangsel.

Para pengunjung pasar itu berebut mencicipi nikmatnya berbagai produk dari Torabika. Setelah mencicipi, mereka pun tergoda untuk memborongnya.

"Karena selain produk baru itu, kita juga punya produk Torabika Creamy Latte yang sedang promo. Harganya turun, dari Rp14.000 per renceng (10 bungkus), menjadi Rp10.500 per renceng," imbuhnya.

Heri mengatakan Creamy Latte merupakan salah satu produk unggulan Torabika. Selain kelembutan kopinya, Creamy Latte juga mempunyai gula yang terpisah.

"Jadi untuk usia seperti seumuran saya, kita bisa atur gulanya. Mau manis atau enggak manis, mau semua atau setengah gulanya, itu bisa kita yang ngatur," terangnya.

Heri menjelaskan, acara Grebek Pasar ini semakin dibuat menarik dengan berbagai macam hadiah yang disediakan bagi para pembeli. Mulai dari perabotan rumah tangga, kompor gas, sampai barang-barang elektronik, seperti kipas, dispenser, dan blender.

"Kalau beli 4 renceng, kita bisa langsung dapat undian Lucky Dip. Selain itu, kita juga punya hadiah langsungnya. Beli dua renceng dapat gelas, dan sebagainya," tutur Heri.

Ia berharap, agar produk Torabika dapat membudaya. Menjadi produk yang dipilih oleh para penikmat kopi.

"Tentu target market kita bisa menjadikan produk kita sebagai market leader, seperti produk dari Mayora lainnya, seperti Beng beng dan lainnya," harapnya.

Heri mengungkakan kepuasannya atas acara yang digelar di Tangsel ini. Menurut dia, Grebek Pasar kali ini memiliki antusias yang luar biasa.

"Pasar menurut saya hampir semua orang itu datang, menjadi point interest atau pusat keramaian. Kita mencari pasar yang potensial seperti Pasar Serpong ini," ungkapnya.

Tedi Kurniawan, Account Manager Indosakti Communication, selaku tim event organizer (EO) atau pengelola acara Grebek Pasar itu menjelaskan, pasar tradisional ini juga menjadi tempat yang tepat untuk menjangkau target pasar dari produk Torabika.

"Strategi yang dilakukan Indosakti itu tebih banyak lagi jalan di pasar-pasar. Jadi lebih masif karena memang lebih mudah berjualan di sini (pasar tradisional) dibandingkan dengan modern rate (pasar modern/ritel modern)," terangnya.

"Karena kan memang ketertarikan di modern rate lagi agak lesu, lagi turun. Makanya kita ngejar ke pasar tradisional di Tangsel," imbuhnya.

Ia mengatakan, Grebek Pasar di Pasar Serpong ini merupakan titik ke-12 yang akan dijalankan oleh Torabika.

"Dari rencananya 45 titik se-Indonesia. Kalau untuk di Banten sendiri kita ada 5 titik, diantaranya Serang, Curug, Cilegon, Tangsel, Malabar (Kota Tangerang). Alhamdulillah antusiasnya sangat baik, setelah mencicipi, masyarakat pasti membeli. Bahkan dengan jumlah banyak atau partai yang besar," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill