KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Penutupan sementara Simpang Duren, Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) berimbas pada kemacetan kendaraan.
Akibatnya, sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tangsel mendapatkan banyak keluhan.
Namun sayangnya, penutupan jalan karena adanya proyek perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel itu minim koordinasi.
"Kami sudah mengetahui perihal pekerjaan di Simpang Duren. Akan tetapi, kami tidak mengetahui bagaimana teknis pekerjaan di lapangan," ucap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2019).
BACA JUGA:
Lalu menyebut, sejak ditutupnya jalan tersebut pada Rabu (9/10/2019), pihaknya telah berinisiatif melakukan upaya koordinasi dengan pihak DPU Kota Tangsel.
"Dan hasilnya setelah berhari-hari kami tidak mendapatkan respon dari pihak dinas PU sampai dengan pekerjaan tersebut dimulai," tuturnya.
Sampai akhirnya, kata Lalu, pihaknya bingung lantaran banyak aduan dan keluhan dari masyarakat.
"Atas terjadinya kemacetan arus lalu lintas tersebut," imbuhnya.
Terkait permasalahan ini, Lalu menyebut akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat ini.
"Langkah selanjutnya kami akan memanggil pihak-pihak terkait ke Polres Tangerang Selatan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMaskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews