Connect With Us

Perbaikan Simpang Jalan, Hindari Simpang Duren Ciputat

Yudi Adiyatna | Jumat, 11 Oktober 2019 | 08:54

Spanduk pemberitahuan perbaikan jalan yang dilakukan di jalur simpang Duren, Ciputat, Tangsel. (@TangerangNews / Yudi adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah melakukan perbaikan jalan tengah dilakukan di jalur simpang Duren, Ciputat, Tangsel. Dampak dari pekerjaan ini, jalan tersebut ditutup sementara.

 Warga diimbau menghindari jalur Simpang Duren dari arah pintu keluar Tol Pondok Aren menuju Ciputat.  

Menurut Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Aries Kurniawan mengatakan, perbaikan itu dilakukan karena kondisi jalan yang miring, maka perlu penataan jalan. Sehingga akan ada penutupan dan pengalihan jalan sementara di Perempatan Duren sampai dengan jalan Dewantoro.

“Penutupan jalan sementara ini akan memakan waktu dua bulan hingga akhir Desember,” ujar Aries, Kamis, (10/10/2019). 

Sementara, Kabid Bina Marga Tangsel Budi Rahmat menjelaskan, pekerjaan Simpang Duren dari arah keluar pintu tol Pondok Aren jalan Dewantoro ke jalan Simpang Duren sepanjang 150 meter. Penutupan sementara jalan itu, tentu akan berdampak pada kemacetan.

“Jadi kegiatan DPU ini bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, kita bagian pembangunan fisik sedangkan Dishub pemasangan traffik light. Sebenarnya sudah dianggarkan tahun lalu, namun baru terealisasi saat ini, dan berharap dimaklumi kepada masyarakat dengan adanya penataan jalan ini, tujuannya untuk perbaikan jalan yang ada di Kota Tangsel,” katanya.

Budi mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat Simpang Duren baik dengan RT dan RW serta Polsek Ciputat dan juga pihak Polres Kota Tangsel.

Selain penataan jalan di Simpang Duren, juga dilakukan perbaikan saluran air guna meminimalisir banjir di Simpang Jalan Viktor. Pihak DPU Bina Marga akan membangun cross drain di daerah Buaran dikarenakan pembuangan airnya tidak ada, makan akan dialirkan ke arah kali Jaletreng.

“Jadi jalan Simpang Tekno, di daerah Buaran untuk menanggulangi banjir di wilayah tersebut, kita akan membangun cross drain. Tentunya akan menimbulkan macet juga di wilayah persimpangan tersebut. Namun kita akan menutup sebagian jalan saja, dan dialihkan satu jalur saja,” tambah Aris.

Dampak penataan jalan di Simpang Duren (Ciputat) dan juga pembangunan cross drain di Simpang Tekno Buaran (Serpong), diharapkan masyarakat pengguna jalan menghindari jalan tersebut agar tidak terjadi kemacetan.

“Kami dari pihak Dinas PU dan Bina Marga memohon dimaklumi apabila mengganggu perjalan di wilayah yang sedang kami kerjakan, karena niat kami untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang ada di Tangsel, ini hanya selama dua sampai tiga bulan saja. Setelah itu bisa digunakan kembali,” pungkas Budi Rahmat.(MRI/RGI)

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill