Connect With Us

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

Para petugas sedang memperbaiki pipa air baku yang mengalami kerusakan sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu. 

"Alhamdulilah siang ini pukul 11.00 WIB kami telah berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku diameter 800 mm yang pada Kamis kemarin terlepas dari sambungannya," ungkap Edy Hari Sasono, Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang, Rabu (15/82018).

Setelah diselesaikannya proses perbaikan, selanjutnya masih ada proses finishing kembali di lokasi pekerjaan perbaikan pipa. Namun kegiatan finishing ini masih menunggu koordinasi dengan instansi pelaksana Proyek Rehabilitasi Saluran Induk dan Sekunder Cisadane Barat.

"Saat ini pipa yang telah selesai diperbaiki masih terekspos di permukaan tanah sehingga masih ada potensi resiko, namun saat ini kami masih menunggu koordinasi dengan instansi pelaksana Proyek Rehabilitasi Saluran Induk dan Sekunder Cisadane Barat untuk melaksanakan proses finishing," jelas Edy Sasono.

Dengan telah diselesaikannya perbaikan pipa air baku ini, pelayanan kepada pelanggan yang sebelumnya berhenti total kini mulai berangsur normal.

"Instalasi Pengolahan Air kami langsung melakukan proses produksi begitu pipa air baku telah berhasil diperbaiki dan air mulai dialirkan kepada pelanggan. Namun tentu masih dibutuhkan waktu hingga suplai air benar-benar kembali normal, karena air masih harus melalui proses pengolahan dan pengisian pipa yang sebelumnya kosong. Hari ini kami harapkan suplai air kepada pelanggan akan kembali normal secara bertahap," tambah Edy Sasono.

Sebelumnya dijelaskan bahwa pada Kamis (9/8/2018) telah terjadi kerusakan pipa air baku akibat pekerjaan perbaikan tanggul saluran irigasi primer Sungai Cisadane di Kecamatan Sepatan, sebagai bagian Proyek Rehabilitasi Saluran Induk dan Sekunder Cisadane Barat yang dilakukan oleh instansi di luar Aetra Tangerang dengan PT Bumi Karsa selaku kontraktor pelaksana pekerjaan proyeknya.

Untuk membantu pelanggan meminimalkan dampak gangguan, Aetra Tangerang telah mengirimkan bantuan air melalui mobil tanki sejumlah 80 mobil dengan total volume air sebanyak 1.234.000 liter.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan Aetra Tangerang atas pengertian dan kesabarannya selama terjadinya gangguan pelayanan ini, serta tak lupa kami memohon maaf untuk ketidaknyamanan yang telah terjadi," tutup Edy Sasono.(RAZ/RGI)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill