Connect With Us

2017, Aetra Tangerang Layani 61.988 Pelanggan

Muhamad Heru | Jumat, 2 Maret 2018 | 11:00

Logo Aetra Tangerang (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Menutup tahun 2017, Aetra Tangerang telah berhasil melayani 61.988 pelanggan atau setara dengan 40% penduduk di wilayah pelayanan yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang.
 
“Pencapaian rasio cakupan pelayanan sebesar 40% pada tahun 2017 ini jauh lebih tinggi dari target sebesar 5%, dan dari jumlah pelanggan yang telah terlayani tersebut 92% diantaranya adalah pelanggan rumah tangga sederhana,” ungkap Edy Hari Sasono, Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang, Jumat (2/3/2028).
 
Pencapaian ini didorong oleh penambahan investasi serta beragam program yang diterapkan oleh Aetra Tangerang untuk percepatan peningkatan cakupan akses terhadap air minum perpipaan di Kabupaten Tangerang.
 
“Pada tahun 2017 Aetra Tangerang telah melakukan penambahan investasi sebesar Rp21,8 miliar sehingga total investasi yang telah ditanamkan mencapai Rp781 miliar. Selain penambahan investasi untuk pengembangan sistem penyediaan dan pelayanan air minum, Aetra Tangerang juga memiliki beragam program untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan air minum perpipaan, seperti misalnya program sambungan baru gratis yang kami gelar pada bulan Agustus 2017 lalu yang berhasil menarik 968 pelanggan baru,” lanjut Edy.
 
Tingkat pertumbuhan pelanggan yang cukup tinggi ini tentunya harus diimbangi oleh kualitas pelayanan yang baik, terutama terkait kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pasokan air kepada pelanggan. Hal ini memang menjadi prioritas dari Aetra Tangerang.

 
“Melalui penerapan teknologi pengolahan air serta pengoperasian jaringan perpipaan yang efektif dan efisien, Aetra Tangerang mampu menjamin kualitas, kuantitas dan kontinuitas pasokan air kepada pelanggan. Aetra Tangerang juga mampu menekan tingkat kehilangan air hingga hanya sebesar 5,9% pada tahun 2017, menjadikan Aetra Tangerang sebagai salah satu perusahaan air minum dengan tingkat kehilangan air terendah di Indonesia bahkan di Asia,” Jelas Edy.
 
Untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan informasi seputar Aetra Tangerang seperti misalnya info gangguan atau info promo, Aetra Tangerang juga telah meluncurkan akun media sosial resmi yaitu akun Instagram dengan nama @aetratangerang serta akun Twitter dengan nama @aetraTNG yang dapat langsung diikuti oleh pelanggan maupun masyarakat umum.
 
Sementara itu pada tahun 2018 ini, Aetra Tangerang akan terus fokus pada percepatan peningkatan cakupan akses terhadap air minum perpipaan di wilayah pelayanan dengan mengalokasikan investasi sebesar Rp38,7 miliar.
 
“Selain sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Aetra Tangerang terhadap pencapaian target cakupan pelayanan air minum perpipaan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, percepatan peningkatan cakupan layanan ini juga bertujuan untuk mendukung program konservasi air tanah serta meningkatkan taraf kehidupan masyarakat melalui penggunaan air perpipaan yang telah terjamin kualitasnya,” tutup Edy.(RAZ/HRU)
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill