Connect With Us

Pemkot Tangsel Klaim Tren Kasus COVID-19 Sudah Turun

Rachman Deniansyah | Senin, 15 Februari 2021 | 15:31

Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengklaim bahwa tren kasus penularan COVID-19 kini sudah mengalami penurunan, meski kasus positif masih bertambah di setiap harinya. 

 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyebut, tren yang kini mulai mengalami perbaikan tersebut terlihat sepekan lalu, sejak kota termuda di Provinsi Banten ini mulai pelaksanaan PPKM Mikro.

 

"Alhamdulillah secara data, kasus per hari kemarin yang positif aktif ada 388 kasus. Ini sangat jauh menurun dibandingkan dua sampai tiga minggu lalu yang mencapai di atas 500 lebih," ujar Airin, Senin (15/2/2021). 

 

Hal serupa juga terjadi pada tren kasus meninggal dunia yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. 

"Kalau angka kematian rata-rata itu kan ada lima, ada tujuh, ada sembilan, sekarang ada tiga orang atau dua orang. Ada penurunan angka kematian, kemarin sempat di angka 5,5 persen sekarang sudah diangka 4 persen," ucap Airin. 

 

Ia berharap, penerapan PPKM mikro di lingkungan terkecil tingkat RT ini dapat terus membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran kasus COVID-19. 

 

"Jadi mudah mudahan dengan adanya 3T ini, maka kita bisa melihat berapa banyak yang positif, dan misalnya ada yang positif maka tugas kita adalah memastikan mereka kontak erat dengan siapa saja," tegasnya. 

 

Sedangkan, berdasarkan data yang terhimpun di https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ per Senin (15/2/2021), terjadi penambahan kasus sebanyak 69 orang. Dengan jumlah total kasus sampai hari ini sebanyak 6.751 orang.

 

Sebanyak 107 orang dinyatakan sembuh, 13 orang dalam perawatan dan 3 orang meninggal dunia.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill