Dinkes Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Hantavirus
Selasa, 12 Mei 2026 | 14:35
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat Fasilitas Kesehatan (Faskes) guna mengantisipasi adanya temuan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com—Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Tengku Iwan menyerukan masyarakat untuk tidak takut vaksin COVID-19.
Menurutnya, vaksin tersebut merupakan salah satu cara untuk meminimalisir penularan COVID-19. Sebab, saat ini pandemi masih terus berlangsung dan kasusnya terus bertambah.
“Kita semua tidak usah takut, kekhawatiran kita semua telah terjawab dengan keluarnya uji klinis dari lembaga yang kita percaya yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ujarnya, Jumat (12/2/2021).
Menurutnya, dari segi syariat soal kenyamanan umat Islam khususnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa mengenai kehalalan vaksin COVID-19 buatan Sinovac.
Fatwa ini dikeluarkan menyusul diterbitkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh BPOM, pada Senin (11/1/2021) lalu.
“Sudah keluar dari MUI, dan kalau dari lembaga sekelas MUI tidak dipercaya, kemana lagi kita harus percaya. Itu kan yang jadi sandaran kita,” jelasnya.
Tengku menambahkan, vaksinasi ini sudah mulai berjalan, dari Presiden, kepala daerah, dan para tenaga kesehatan (nakes), kemudian akan menyusul untuk TNI-Polri. Hasilnya pun tidak ada masalah.
“Mengenai tentang ini bukan satu-satunya obat, ya kita paham. Tapi ini satu dari sekian banyak cara. Bahkan kami dari PKS sudah ada himbauan dari dewan syariah harus menyosialisasikan pentingnya vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat Fasilitas Kesehatan (Faskes) guna mengantisipasi adanya temuan kasus hantavirus di wilayah tersebut.
TODAY TAGPersita Tangerang akan menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews