Connect With Us

Divaksin Tahap Dua, Zaki Mengaku Tidak Ada Rasa

Muhamad Heru | Jumat, 29 Januari 2021 | 13:41

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat di suntik vaksinasi COVID-19 yang ke dua kalinya. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap dua, di Gedung serbaguna pemerintah setempat, Jumat (29/1/2021). Pada vaksinasi kali ini Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku rasanya tidak ada bedanya.

 

“Sejak pertama divaksin tidak ada gejala apapun dan yang ke dua juga sama saja, tidak ada efek yang di rasakan,” ungkap Zaki.

 

Zaki menjelaskan target vaksinasi ini selain pimpinan daerah adalah tenaga kesehatan yang menangani COVID-19, dan nantinya TNI dan Polri. Lalu fase berikutnya masyarakat.

 

Adapun stok yang disediakan sebanyak 11.000 dosis vaksin. Sedangkan tenaga medis sampai sampai saat ini yang sudah divaksin sebanyak 60%.

 

“Hingga hari ini sudah 1.694 tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksinasi dibeberapa layanan kesehatan baik puskesmas, klinik dan RSUD di Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengatakan, Kabupaten Tangerang mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 22.200 dosis yang proses pendistribusiannya akan di bagi menjadi dua tahap.

Vaksin ini telah didistribusikan kepada 88 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 44 puskesmas, 24 rumah sakit dan 20 klinik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. 

 

Kegiatan ini sendiri merupakan jawaban atas kesungguhan dan keseriusan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tangerang dalam upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19,

 

“Semoga melalui proses vaksinasi ini memberikan hasil yang baik sesuai dengan harapan kita semua, sehingga harapan masyarakat untuk bisa beraktifitas seperti semua dapat terwujud," ucapnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill