KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap dua, di Gedung serbaguna pemerintah setempat, Jumat (29/1/2021). Pada vaksinasi kali ini Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku rasanya tidak ada bedanya.
“Sejak pertama divaksin tidak ada gejala apapun dan yang ke dua juga sama saja, tidak ada efek yang di rasakan,” ungkap Zaki.
Zaki menjelaskan target vaksinasi ini selain pimpinan daerah adalah tenaga kesehatan yang menangani COVID-19, dan nantinya TNI dan Polri. Lalu fase berikutnya masyarakat.
Adapun stok yang disediakan sebanyak 11.000 dosis vaksin. Sedangkan tenaga medis sampai sampai saat ini yang sudah divaksin sebanyak 60%.
“Hingga hari ini sudah 1.694 tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksinasi dibeberapa layanan kesehatan baik puskesmas, klinik dan RSUD di Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengatakan, Kabupaten Tangerang mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 22.200 dosis yang proses pendistribusiannya akan di bagi menjadi dua tahap.

Vaksin ini telah didistribusikan kepada 88 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 44 puskesmas, 24 rumah sakit dan 20 klinik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini sendiri merupakan jawaban atas kesungguhan dan keseriusan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tangerang dalam upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19,
“Semoga melalui proses vaksinasi ini memberikan hasil yang baik sesuai dengan harapan kita semua, sehingga harapan masyarakat untuk bisa beraktifitas seperti semua dapat terwujud," ucapnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews