Connect With Us

Sampah Tangsel Dilirik Investor Singapura

Denny Bagus Irawan | Kamis, 23 September 2010 | 19:02

Bambang Suwondo (tangerangnews / deddy)

 
 
TANGERANGNEWS-Investor asal Singapura bernama SET International melirik sampah di Tangsel untuk dikelola dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan untuk menjadi energi listrik.
 
 “Dalam pengolahan sampah menjadi listrik, kami mengunakan teknologi Autoclaving dan tidak menggunakan bunker-bunker yang selama ini sering dikhawatirkan mendapat respon negatif dari masyarakat,”kata Bambang Suwondo salah satu perwakilan dari SET International, hari ini saat ekpos di Padang Golf BSD, Serpong, Tangsel.  

Bambang mengatakan teknologi autoclaving adalah teknologi yang dapat  menghilangkan secara total gas rumah kaca (GRK) seperti CO2, CH2 dan CFC dari sampah. Dengan demikian, lanjutnya, teknologi ini sangat menunjang program pencegahan pemanasan global dan perubahan iklim yang merupakan program pemerintah secara nasional.
 
Ia menambahkan, sampah dari truk tanpa penyortiran terlebih dulu bisa langsung dimasukan ke dalam mesin autoclaving kemudian dipanaskan pada suhu 160 derajat celcius selama dua jam.  
 
Kemudian secara otomatis dipindahkan ke mesin penyortiran yang memilah bahan organik yang ramah lingkungan dan bahan an-organik sebagai bahan bakar boiler yang ramah lingkungan.
 

 
Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai efiensi yang diperoleh dari pengolahan sampah sebanyak 500 ton atau 2.500 milimeter per harinya dapat menghasilkan listrik sebesar 20 MWH dimana 5 MWH untuk kebutuhan operasi pusat listrik tenaga sampah (PLTsa) dan 15 MWH akan dijual ke PLN.
 
Bambang mengatakan,  lahan yang dibutuhkan untuk PLTsa sangat kecil, lahan untuk PLTsa hanya sekitar 0,5 – 1 hektare dan 5 hektare untuk argowisata atau Community Social Respobsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian sosial.
 
Kedepan, lanjut Bambang, jika implementasi proyek PLTsa terealisasi, tidak akan ada penumpukan sampah. “Semua akan langsung dikelola dalam hari itu juga,” katanya.
 
Dilokasi yang sama, Penjabat  Wali Kota Tangel Eutik Suarta mengatakan,  pihaknya masih mengkaji draf kerjasama tersebut. Sebab, investor yang mengaku dari Singapura itu  belum mempunyai legal standing atau badan hukum di Indonesia. “Jadi belum ada kata sepakat,” katanya. (deddy)
 
 
BANTEN
Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Rabu, 30 September 2026 | 11:59

Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten, total proyeksi pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2026 disepakati sebesar Rp9,750 triliun.

KOTA TANGERANG
Digerebek Satpol PP, 4 Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Mesum di Hotel Kota Tangerang

Digerebek Satpol PP, 4 Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Mesum di Hotel Kota Tangerang

Rabu, 30 September 2026 | 16:54

Sebanyak empat pasangan bukan suami istri diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang sedang ngamar di hotel kelas melati.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill