Connect With Us

Pencarian Korban Resmi Dihentikan

| Minggu, 12 April 2009 | 14:20

TANGERANGNEWS-Pencarian korban tewas akibat rontoknya tanggul Situ Gitung sudah dihentikan. Dihentikannya pencarian karena mengingat sudah tidak ditemukannya lagi pentunjuk masih adanya mayat yang tertibun di lokasi peristiwa itu. Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Shaleh MT mengatakan, petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas,TNI dan Tagana sudah berhenti mencari namun mereka masih bertugas. “Secara resmi memang sudah tidak lagi, tetapi kami masih membutuhkannya. Sebab, bisa saja suatu saat ada warga yang melapor menemukan jenazah atau mungkin saja orang yang masih hidup,” kata Shaleh, kepada tangerangnews.com Shaleh mengatakan, secara teori jika memang ditemukan kembali korban yang tewas kemungkinan besar sudah tidak bisa lagi dikenali, karena sudah pasti tubuhnya rusak. “Saat ini saya rasa kami menunggu informasi dari warga, terutama yang berdekatan dengan Sungai Pesanggrahan,” katanya. Dandim 0506 Tangerang Johnny Abdi mengatakan, secara resmi memang pencarian korban yang tewas telah dihentikan. Namun, kata dia, meski sudah dihentikan pihaknya masih tetap berada di lokasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan. “Sebab, keberadaan kami di sini selain mencari korban, kami juga membantu membangun segala fasilitas yang bagi para korban selamat,” kata Johnny. Sementara itu Wali Kota Tangsel kemarin mulai membuat Surat Edaran (SE) untuk semua posko yang menerima bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Situ Gintung. Menurut Asistn Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahadi mengatakan, hal itu bertjuan untuk mempertanggung jawabkan dana yang selama ini diterima. “Semua harus dilaporkan kepada kami, baik barang maupun uang,” katanya. (adin)
TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill