Connect With Us

Pengunjung Warnet di Serpong Dirampok

| Sabtu, 16 Oktober 2010 | 19:26

Warnet Dejavu di BSD Serpong (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Pengunjung warnet Deja.Vu di di Ruko Golden Vienna, BSD Serpong, Kota Tangsel dirampok pada Sabtu (16/10) sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam aksinya pelaku hanya bertujuan untuk merampok barang berharga pengunjung warnet tersebut. Namun, nahas bagi pelaku, karena  berhasil dilumpuhkan pengunjung warnet.
 
Adalah Aditya,20, dan Agung,21, yang berhasil melumpuhkan dua perampok bersenjatakan celurit. Menurut kedua saksi sekaligus korban itu, peristiwa itu berawal ketika dirinya bersama Agung sedang bermain internet di lokasi. Tidak lama dirinya masuk, tiba-tiba ada seorang pemuda naik ke lanatai 2 warnet itu. Setelah melihat yang main internet hanya Aditya dan Agung di lantai dua, pemuda itu lalu turun lagi.
 
Berselang lima menit kemudian, pemuda yang tadi itu naik lagi. Namun, kini pemuda bertato itu tidak sendiri, dia ditemani seorang temannya.
 
Lalu, Aditya dibekap dari belakang, sedangkan temannya Agung diminta diam oleh pemuda bertato.
 
“Disaat itu tiba-tiba teman pemuda bertato itu mengeluarkan celurit seraya mengancam saya dan teman saya.  Dia lalu berkata agar saya menyerahkan uang dan telepon selular,” kata Aditya warga Pavilion Residence, BSD City yang tak jauh dari warnet itu.
 
Ketika dirinya ingin menyerahkan ponselnya, Aditya lalu mencoba melawan seraya berteriak. Mendapat perlawanan seperti itu, kedua pelaku yang juga pemuda tanggung itu terkejut. “Agung teman saya langusng keluar dan memanggil satpam yang kebetulan juga sedang bersama anggota polisi,” katanya.
 
Alhasil, Satpam dan polisi itu segera masuk dan meringkus keduanya.Kapolsek Serpong Akp Budhi Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. “Iya benar memang ada peristiwa itu. Tetapi kami kira itu bukan perampokan. Memang ada kemiripan antara perampokan dengan perampasan,” katanya.
 
Untuk itu, kini kedua tersangka mendekam di Polsek Serpong dengan ancaman melanggar Pasal  368 KUHP tentang perampasan. (deddy)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill