Connect With Us

Pesawat Polri Jatuh di Papua, Pilotnya Warga Tangsel

| Kamis, 28 Oktober 2010 | 15:22

Almarhum AKP Irwan Hadi Purwagantara, pilot pesawat Skytruck milik Polri yang jatuh di Nabire, (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Suasana duka selimuti sebuah kediaman  almarhum AKP Irwan Hadi Purwagantara  di Perumahan Narada A9 No.5 Ciputat, Kota Tangsel.  Dia adalah pilot yang tewas di Nabire, Papua.

Suhadi ayah Irwan mengatakan, keluarga tidak punya firasat akan ada kecelakaan yang menimpa pilot pesawat jenis M28 Skytruck itu. "Dia kesana mengakut mantan Kapolri dengan pesawat itu dari Manokwari ke Wasior," ujar Suhadi.

Irwan tewas bersama empat orang lainnya, yakni Pilot Iptu Bayu , Copilot Ipda Amri dan dua orang mekanik pesawat itu.

Dia mengatakan, Irwan berencana kembali ke pangkalan udara di Pondok Cabe setelah menjalankan misi dari Boul dan Wasior. " Dia ditugaskan sejak akhir September ke Buol Sulteng. Kemudian karena ada musibah di Wasior dia juga ditugaskan ke Wasior mengangkut Kapolri. Karena tugas telah selesai, Rabu (28/10/ 2010) dia berniat akan kembali. Sebelumnya dia akan isi bahan bakar di Nabire, namun cuaca buruk berkata lain," kata Suhadi yang juga Kolonel Purn TNI AD itu.


Ditanya penyebab kecelakaan udara ini, Suhadi belum bisa memastikan. Namun, jika melihat pesawat yang relatif masih muda yakni tahun 2005-an. Kemungkinan, kata Suhadi , kecelakaan karena cuaca buruk. 

Kepergian Irwan menyimpan duka terhadap istrinya Mukti dan dua orang anaknya, Sifa 5 tahun dan Yara 3 tahun.
Rencananya, sore ini jenazah akan tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta pukul 17.00 WIB.  Setelah tiba di rumah duka di Perumahan Narada A9 No.5 Ciputat, Kota Tangsel, Irwan akan dimakamkan di Pemakaman Taman Makam Bahagia di Cikeas. "Anak saya telah mengabdi selama 10 tahun di Polri. Kami saat ini mengusahakan kedatangan pada hari ini, " terangnya.

Tampak di rumah duka, puluhan rekan seprofesi dari Direktorat Kepolisian Udara berkumpul di sana. Satu karangan bunga dan tenda berwarna biru  telah siap menyambut kedatangan jenazah korban .  (dira)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill