Connect With Us

Airin-Benyamin Fokus Konsolidasi Internal

| Kamis, 23 Desember 2010 | 16:15

Airin Rachmi Diany dan tim suksesnya saat menggelar jumpa pers. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutus Pilkada Ulang di Kota Tangsel. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie kembali menggelar jumpa pers.
 
Airin mengaku, selama putusan MK itu hingga har ini lebih banyak berfokus pada konsolidasi internal.
 
“Kami banyak melakukan konsolidasi terutama dengan partai politik pendukung untuk memaksimalkan perolehan suara pada Pilkada Februari mendatang,” ujar Airin saat ditanya wartawan, Kamis (23/12/2010).
 
Airin menyatakan, selain isu tentang persaingan politik, ada beberapa isu aktual yang terkait dengan kepentingan warga Tangsel.
 
Menurut dia,  memang seharusnya isu persaingan poltik sebaiknya tidak sekedar persaingan antar orang. Tetapi, kata Airin, lebih baik isu yang lebih substansial untuk warga Tangsel, salah satunya yang genting adalah soal sampah.
 
“Dalam jangka pendek, sampah di Tangsel harus terangkut. Sedangkan dalam jangka menengah, warga harus berpartisipasi untuk menangani sampah sambil secara simultan Pemkot Tangsel menangani perencanaan dan pengelolaan sampah sevara terpadu. Kami sudah punya program yang melibatkan masyarakat untuk bisa mengelola sampah berbasih komunitas,” ujar Airin.
 
Airin juga menambahkan, beberapa persoalan lingkungan lain telah menimpa Tangsel saat ini. Salah satunya adalah beberapa kawan perumahan telah menjadi langganan banjir. “Upaya konservasi lahan untuk resapan mutlak dilakukan ke depan. Kerjasama daerah dengan pusat perlu ditingkatkan,” katanya. (dira)

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill