Connect With Us

Dua Bulan Lagi, Situ Gintung Mulai Terisi Air

Denny Bagus Irawan | Senin, 28 Maret 2011 | 18:29

Situ Gintung (tangerangnews / dens)


TANGERANG-Dua bulan kedepan, Situ Gintung yang jebol dua tahun silam ini akan mulai diisi air. Pelaksanaan pengisian air masih menunggu surat sertifikasi dari komisi keamanan bendungan nasional.
 
Hal itu dikatakan Kepala Balai Besar Sungai Wilayah Ciliwung Cisadane Imam Santoso. Menurutnya, Situ Gintung juga akan berubah status menjadi bendungan mengingat ketinggian diatas atau minimal 15 meter.
 
Nantinya, bendungan dengan luas 72 hektar ini akan mampu menampung air sebanyak 1,2 juta meter kubik. “Pasca mempelajari kejadian dua tahun lalu, maka statusnya dirubah dari situ menjadi bendungan,” ujarnya.
 
Mencegah hal yang tidak diinginkan bendungan ini pun sudah dilengkapi alat pemantau ketinggian air dan kestabilan bendungan. Alat pantau tersebut berbentuk kotak-kotak beton yang ditempatkan disepanjang bendungan. “Jika terjadi rembasan air nanti bisa diketahui. Termasuk juga pipa yang berfungsi memantau kondisi bendungan,” tambah Santoso.
 
Situ Gintung jebol 27 Maret 2009 sekitar pukul 02.00 WIB karena luapan  Kali Pesangerahan dan ketidakmampuan tanggul yang dibangun sejak jaman Belan menahan laju air. Sedikitnya, 97 korban meninggal serta ratusan warga hilang. Tidak itu saja, 312 rumah hancur berantakan diterjang air.
 
Hanya, Masjid Jabal Rahma yang jaraknya 20 meter dari lokasi Tanggul yang jebol, tetap berdiri kokoh saat air bah Situ Gintung meluap. Perbaikan Bendungan Gintung sendiri, sejak 3 Desember 2009 menghabiskan anggaran sebesar Rp 91.773.756.000.(RAZ)

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill