Connect With Us

Beri Paket Bantuan Kedaluwarsa ke Korban Banjir, Dinsos Tangsel: Belum Digunakan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 9 Januari 2024 | 17:11

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat memberikan bantuan ke beberapa titik yang terdampak banjir di wilayah Tangsel, pada Sabtu 6 Januari 2024, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga terdampak banjir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat menerima paket bantuan yang sudah kedaluarsa dari Dinas Sosial setempat, pada Sabtu 6 Januari 2024, lalu.

Hal itu dibenarkan Herdiansyah, Ketua RT di Perumahan Rooswod Garden, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Menurutnya produk di dalam paket bantuan tersebut ternyata masa berlakunya berakhir pada Agustus dan September 2023.

"Karena ada pasta gigi udah penyok-penyok," ungkapnya, Selasa 9 Januari 2024.

Namun, Herdiansyah mengaku warga yang menerima paket tersebut belum sempat menggunakannya. Sebab, mereka sudah curiga dengan kemasan produk yang sudah tak layak.

"Saat memeriksa tanggal produk, ternyata sudah kedaluwarsa," terangnya

Menurutnya, ada empat paket tas bantuan yang ditemukan dalam kondisi kedaluwarsa. Warga penerima ada yang langsung membuangnya ke bak sampah dan ada juga yang dikembalikan ke Dinsos.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Kota Tangsel Yasir Arafat mengakui ada paket bantuan didistribusikan kepada warga korban banjir yang masa berlakunya sudah lewat.

Hal itu terjadi pada Sabtu, 6 Januari 2024 sore. Pihaknya langusng menggantinya pada waktu magrib.

“Sudah diganti. Belum sempat dipakai warga, tapi sudah ditukar dengan yang lebih baik,”katanya.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill