Connect With Us

Tingkat Partisipasi Pilakda Serentak di Tangsel Anjlok, Bawaslu Minta KPU Perbaiki Cara Sosialisasi

Yanto | Kamis, 5 Desember 2024 | 21:56

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Bawaslu Tangsel Apria Roles Saputro. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tangsel, menyoroti tingkat partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2024 yang mengalami penurunan.

Diketahui, tingkat partisipasi pemilih Wali Kota Tangsel dan Gubernur Banten pada tanggal 27 November 2024 lalu, berada di angka 57,1 persen.

Angka tersebut anjlok sekitar 4 persen di bandingkan pada Pilkada 2020, yakni sebanyak 61 persen. Angka itu jauh dari target KPU sebesar 70 persen.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Bawaslu Tangsel Apria Roles Saputro mengatakan penurunan ini memunculkan berbagai analisis terkait penyebab kurangnya antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilih mereka.  

“Memang angka partisipasi pemilih itu menjadi konsen KPU kedepannya. Kalau di Bawaslu, kita lebih menitikberatkan untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif, dalam pengawasan tahapan-tahapan pemilu,” jelasnya.

Menurut Apri tingkat penyampaian dan partisipasi masyarakat terhadap pilkada belum maksimal dengan pasti.

"Jika target partisipasi pemilih di KPU Tangsel belum tercapai, kami melihat kemungkinan informasi dan sosialisasi yang kurang tersampaikan secara merata kepada masyarakat,” tambahnya.  

Masih dikatakan Apri, menegaskan pentingnya perbaikan strategis, kreatifitas dan inovasi terkait program sosialisasi demi meningkatkan partisipasi pemilih di masa mendatang. 

“Di Pilkada 2029, kami berharap ada upaya yang lebih terstruktur dari KPU Tangsel, mulai dari proses tahapan daftar pemilih tetap (DPT), hingga sosialisasi yang ditingkatkan pada level kelurahan, RT, dan RW. Sosialisasi tidak cukup dilakukan sekali atau dua kali, tetapi harus melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan,” tegasnya.  

Turunnya angka partisipasi ini menjadi catatan penting bagi semua pihak yang terlibat dalam Pilkada, baik penyelenggara maupun pengawas. 

Dengan langkah strategis dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih dapat meningkat di pemilu-pemilu mendatang.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

NASIONAL
 Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill