Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Adita Irawati mengimbau masyarakat waspada terhadap adanya modus penipuan mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia pun meminta masyarakat segera melaporkannya jika menemukan oknum memanfaatkan program MBG tersebut.
"Kami mendapat laporan dari lapangan, ada oknum yang mencari keuntungan, bahkan ada yang penyelenggaraan fiktif mengatasnamakan Makan Bergizi Gratis, mereka menemui UMKM atau masyarakat dengan usaha katering," ujarnya saat meninjau MBG SD Negeri Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Tangsel, Senin 13 Januari 2025.
Adita menegaskan pemerintah pusat sudah membentuk wadah khusus laporan masyarakat yang menemukan indikasi tersebut di lapangan, terhubung langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Selain situs resmi BGN, masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke pihak berwajib setempat.
"Jadi, bila menemukan atau melihat kondisi atau mengetahui adanya hal tersebut, laporkan saja. Sekarang BMG sudah ada platform pelaporan, yakni https://bgn.lapor.go.id/," ujar Adita.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi secara berkala untuk pelaksanaan makan bergizi gratis ini. Langkah tersebut akan dilakukan secara berkala, dua hingga tiga bulan ke depan.
"Pasti akan ada evaluasi, dari beberapa ujicoba yang kami lakukan, karena MBG ini sudah diujicobakan 10 hingga 11 bulan yang lalu di beberapa sekolah, monitor lagi mungkin dalam 1 hingga 2 bulan ini," ujarnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPihak Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang melibatkan salah satu oknum tenaga pengajarnya berinisial NA, 49.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews