KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pengamat Politik, Fernando Emas menyuarakan desakan kepada Pihak Kejati Banten untuk mengusut secara tuntas kasus dugaan korupsi proyek pengelolaan sampah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), senilai Rp75 miliar.
Pengamat Politik Fernando Emas meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Banten segera mengusut secara tuntas dugaan korupsi yang melibatkan pihak-pihak terkait.
"Saya minta harus segera mengungkap kasus dugaan korupsi secara transparan, jadi jangan takut pada mereka atau siapapun itu yang coba-coba menghalanginya," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat 07 Februari 2025.
Direktur Rumah Politik Indonesia ini menambahkan pengusutan kasus tersebut seharusnya tidak menemui kendala selama ada komitmen kuat dari aparat penegak hukum.
"Kalau mereka tidak berani untuk menegakkan hukum apa gunanya mereka digaji oleh negara, oleh anggaran yang bersumber dari masyarakat," tegasnya.
Fernando berharap Kejati Banten dapat mengusut kasus ini secara tuntas dan transparan. Jangan bertele-tele, sebab Presiden RI Prabowo Subianto sudah memberikan ruang untuk memberantas kasus korupsi.
"Seperti kemarin walaupun itu sifatnya waktu di raker pimpinan Polri dan TNI, Pak Prabowo sangat tegas, menyampaikan sebagai orang-orang yang diberikan amanah, diberikan jabatan, diberikan pangkat, harus lebih berani dan harus lebih terdepan," paparnya.
Jika terbukti ada keterlibatan pejabat tinggi, Fernando menegaskan mereka harus diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jadi bagaimana juga dengan aparat penegak hukum baik itu Kepolisian atau kejaksaan, KPK, harus terdepan dalam menegakkan hukum, yang harus lebih berani dari anggotanya," tutupnya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews