Connect With Us

Pemkot Tangsel Fasilitasi Peningkatan Akreditasi dan Beasiswa S1 Guru PAUD

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:59

Akreditasi PAUD di Gedung Galeri UMKM, Serpong, Kota Tangsel, Selasa, 24 Juni 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mulai dari peningkatan akreditasi hingga beasiswa S1 bagi guru PAUD. 

Terbaru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Akreditasi PAUD di Gedung Galeri UMKM, Serpong, Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan itu dihadiri ratusan orang perwakilan PAUD di Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan akreditasi PAUD penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas PAUD di Kota Tangsel.

"Ke depan bisa terus meningkatkan kualitas PAUD-nya masing-masing baik di negeri maupun swasta," kata Pilar.

Selain bantu tingkatkan kualitas PAUD-nya dengan akreditasi, Pilar menuturkan, pihaknya juga membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yakni para guru PAUD di Tangsel melalui program beasiswa S1. 

"Banyak guru PAUD yang belum linear, maka kita kasih bantuan beasiswa pendidikan S1 untuk guru PAUD," tuturnya. 

 

Pilar menerangkan, program beasiswa pendidikan S1 guru PAUD itu akan mulai dilaksanakan tahun anggaran 2025 ini. Beasiswa akan diberikan 70 guru yang dibagi 10 orang di 7 kecamatan. 

 

"InsyaAllah tahun ini akan dilaksanakan. Bantuan 4.500 guru mulai dari PAUD, SD, SMP berupa insentif untuk guru dan kepala sekolah swasta di Tangsel," terang Pilar.

 

Kepala Dikbud Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, kegiatan peningkatan akreditasi PAUD itu perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

 

Akreditasi merupakan legitimasi atas standar yang harus terpenuhi, mulai dari standar kurikulum, tenaga pendidik, sarana pra-sarana, hingga konsep pembelajarannya harus sesuai standar nasional.

 

"Kalau tidak terpenuhi dan tidak terakreditasi kan tidak punya legalitas, jadi akreditasi itu bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat bahwa penyelenggara lembaga pendidikan tersebut sudah sesuai dengan standar nasional," ujarnya.

 

"Kalau sekolahnya tidak terstandar, siswanya juga tidak terstandar juga. Ini kan jadi salah satu tugas kami untuk mendorong akreditasi pendidikan," tambah Deden.

 

Deden berharap, adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan jumlah sekolah PAUD yang terakreditasi di Kota Tangsel. 

 

"Ada PAUD yang sudah terakreditasi A, B, C dan ada juga yang belum terakreditasi. Maka kita dorong agar yang belum terakreditasi bisa terakreditasi, yang tadinya akreditasi C naik tingkat ke B dan seterusnya," pungkas Deden.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill