Connect With Us

Puskesmas Periksa Kesehatan Warga Sekitar TPA Cipeucang Terkait Dugaan Terpapar Bau Sampah

Yanto | Kamis, 25 September 2025 | 17:00

Petugas puskesmas periksa kesehatan warga di sekitar TPA Cipeucang, yang terganggu diduga akibat terpapar bau sampah menyengat, Kamis 25 September 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kampung Nambo, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan gejala batuk dan pilek yang dirasakan dalam beberapa hari terakhir. 

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Puskesmas Serpong 2, setempat langsung turun tangan melakukan pemeriksaan kesehatan langsung ke permukiman warga.

Inani Puspitasari, Plt Kepala UPT Puskesmas Serpong 2 menyampaikan tim medis dari Puskesmas mendatangi rumah-rumah warga sejak awal pekan ini, untuk melakukan pemeriksaan fisik, wawancara kesehatan, serta memberikan edukasi tentang cara menjaga daya tahan tubuh.

Menurutnya, gejala batuk dan pilek yang dialami warga belum bisa dikaitkan dengan bau menyengat yang berasal dari TPA Cipeucang, yang dikeluhkan warga sekitar.

"Kami sedang mengumpulkan data dan melakukan analisis awal. Tidak bisa menyimpulkan apakah ada terkait bau sampah yang terjadi di lokasi ini, karena ada sebagian mengalami gejalanya ringan dan berbeda-beda," jelasnya.

"Namun ada beberapa perlu ditangani agar tidak berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan yang lebih serius," tambahnya.

Dari hasil awal, tercatat 9 warga mengalami gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), mulai dari sesak napas, batuk kering, hingga demam ringan.

"Baru saja kami menerima 31 pasien yang kami periksa, masing-masing gejala berbeda-beda yakni 7 orang sakit akibat pegal-pegal, 4 orang darah tinggi, 1 kencing manis, 9 ISPA, 1 diare, 1 sakit kepala dan 11 cek kesehatan gratis," ungkapnya.

Puskesmas mengimbau warga untuk tetap, memakai masker saat bau sampah sedang menyengat dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang tidak biasa.

Selain pemeriksaan, puskesmas juga membagikan masker dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan pernapasan di tengah paparan polusi.

"Alhamdulillah setiap hari, kita lakukan pemeriksaan kepada warga Nambo, terkait kesehatan, namun kami bisa cepat melalui komunitas dan bisa datang ke puskesmas, langsung kita layani," tutupnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill