Connect With Us

Tak Hanya Pengembang, Tangsel Diminta Pedulikan Kelompok Tani

| Minggu, 2 Oktober 2011 | 18:27

Peta Tangsel (tangerangnews / dira)



TANGERANG-Kendati Kota Tangerang Selatan (Tangsel) wilayah perkotaan, namun bukan berarti potensi pertanian di wilayah tersebut kurang mendapat perhatian. Justru banyak hal yang bisa dikerjakan atau dikembangkan oleh para petani atau kelompok tani serta pelaku usaha pertanian diwilayah tersebut.

Salah satunya pengembangan kegiatan ternak, bibit, tanaman dan sebagainya. "Walaupun daerah kita sudah menjadi kota tapi bukan berati kita tidak dapat mengembangkan kegiatan pertanian. Sebaliknya banyak sekali peluang-peluang yang kita bisa kerjakan, bahkan apa yang dilakukan oleh pelaku tani bisa bermanfaat bagi wilayahnya," ujar Mohammad Acep selaku Ketua Ormas Pemuda Tani Tangerang Selatan  kepada wartawan dirumah makan BSD, Tangsel , Minggu (2 /10/ 2011).

Tidak hanya Organisasi masyarakat  (Ormas) Pemuda Tani saja yang berharap agar pelaku tani perhatian. Bahkan Organisasi Kepemudaan (OKP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pun berharap yang sama meminta pemerintah daerah Kota Tangsel yang tak lain Dinas Pertanian dan Perikanan harus benar-benar bisa menjadi fasilitas bagi kelompok-kelompok atau usaha tani yang ada di Tangsel.

Lanjut  Muhammad Acep selaku Ketua Pemuda Tani Tangerang berharap pemda harus mampu menjadi fasillitator untuk perkembangan para kelompok-kelompok atau usah tani diwilayah Tangsel dan ketrampilang ada. "Saya yakin bahwa banyak masyarakat Tangsel yang mampu menjalankan dan mengembang usaha tani," kata Acep.

"Kita berharap dinas bisa menjadi jembatan bagi pengembangan mereka. Karena di Tangsel banyak sekali hal-hal yang positif untuk kemajuan para petani, yah salah satunya kalau dilihayt dijalan banyak sekali tanaman yang dijual belikan dan juga tempat-tempat pemancingan atau ternak ikan di Tangerang Selatan," tegas Acep.

Dia juga meluruskan pradigma bahwa wilayah yang sudah menjadi Kota sehingga akan berkurang potensi yang berhubungan dengan pertanian. "Saya kira banyak yang bisa dikembangkan lahan-lahan pertanian walaupun sudah menjadi kota. Salah satunya menjadi pertanian perkotaan," tuturnya.

Sementara itu ditempat yang sama Syamsul Haryanto selaku ketua Pemuda HKTI  Tangsel meminta juga dinas terkait dapat memberikan pelatihan-pelatihan dan pengembangan kelompok tani yang saat ini. Disisi lain pengembang yang ada di Kota Tangsel agar memberikan ke iklhasannnya lahan-lahan bagi kelompok-kelompok tani.

Salah satunya seperti untuk taman kota, pengembangan taman hias, dan perkebunan. "Dengan memberikan fasilitas, tentu dapat membantu pengembangan bagi masyarakat tangsel. Salah satunya peningkatan pekerjaan," ujar Syamsul.

Terlebih sepengetahuan dirinya bahwa saat ini program pemda dibawah Walikota Airin Rachmi Diannya mempunyai tujuan agar pengembangan anggrek ditingkatkan. "Saya kira bagus sekali bilamana hal tersebut dilakukan, tentunya masyarakat kita akan bisa mendapatkan penghasilan pekerjaan tersebut. Disisi lain memberikan wadah atau tempat untk mereka-mereka yang berpotensi," ujar Syamsul atau yang biasa di sapa Atul.

Ia juga agar dinas pertanian bisa bersinergi dengan oraganisasi pertanian yang di Tangerang Selatan untuk alokasi pembahasan untuk para petani yang ada di Tangsel. "Tentunya alokasi tersebut pengembangan dan ketrampilan bagi kelompok tani dan pelaku usaha tani," tuturnya.(DRA)

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

KAB. TANGERANG
Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Lagi, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Molen di Pasar Kemis Tangerang

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:01

Kecelakaan yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 13 Februari 2026.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill